AS Terancam Perang Saudara, Kali Ini Dipicu oleh Donald Trump
📅 Selasa, 08 Agu 2023, 14:40 WIB | Oleh: Tim PenulisBelum jelas apakah Trump sendiri tahu bahwa klaim-klaim tersebut salah, dan si penasihat khusus, yang dalam hal ini adalah Jack Smith, harus menunjukkan banyak hal untuk membuktikan bahwa sang mantan presiden bersalah.
Namun, seperti yang dikatakan oleh jurnalis AS, Zackk Beauchamp, dakwaan-dakwaan tersebut membuktikan bahwa Trump adalah "pembohong yang sangat egois atau mengidap delusi."
Tentu saja Trump tidak akan mengakui keduanya. Dia sudah menyebut dakwaan itu "palsu", sementara salah satu pengikutnya yang paling bersemangat di kongres AS, Marjorie Taylor Greene dari pedesaan di Georgia, bersikeras bahwa dakwaan itu adalah "serangan komunis" terhadap Amandemen Pertama dan "rakyat."
Dalam dunia MAGA, jika suatu lembaga pemerintah mengatakan Trump melanggar hukum atau berbohong, itu berarti lembaga tersebut adalah bagian dari komplotan yang melawan rakyat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di antara dakwaannya minggu ini dan hari pemilihan November mendatang, AS harus memilih antara aturan hukum dan fakta di satu sisi, atau dengan aturan rakyat dan pemimpin mereka di sisi lain.![]()
Jason Opal, Professor of History, McGill University
Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!