Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Makin Tejepit Putin, JPMorgan Hentikan Akses Pembayaran Ekspor Pangan Rusia

📅 Rabu, 02 Agu 2023, 17:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Makin Tejepit Putin, JPMorgan Hentikan Akses Pembayaran Ekspor Pangan Rusia Doc: Antara/Dokumentasi Kedubes Ukraina
Ket. Pengiriman komersial pertama M/V Riva Wind dari Ukraina yang membawa 50.000 ton ton gandum pesanan.

New York - Makin terjepit Putin, JPMorgan menghentikan akses pembayaran ekspor pupuk Rusia setelah Moskow menarik diri dari perjanjian pangan Laut HItam, kata Duta Besar Amerika Serikat untuk Perserikatan Bangsa-bangsa Linda Thomas Greenfield pada Selasa (1/8).

AS membolehkan JPMorgan memfasilitasi pembayaran ekspor pertanian Rusia via Bank Pertanian Rusia.

"Itu merupakan bagian dari kesepakatan itu, yaitu menyediakan bantuan bagi pupuk Rusia dalam mencapai pasar. Jika mereka (Rusia) tidak terikat dalam perjanjian itu, maka bagian dari kesepakatan itu pun tidak berfungsi lagi," kata Thomas Greenfield kepada wartawan.

Rusia keluar dari perjanjian itu pada 17 Juli dengan bagian-bagian dalam perjanjian itu yang terkait dengan tuntutan Rusia sejauh ini tak diberlakukan.

Rusia menunjuk tuntutan dihilangkannya kendala untuk ekspor pupuknya, termasuk memasukkan Bank Pertanian Rusia ke dalam sistem pembayaran internasional SWIFT.

"Kami melihat ada tanda-tanda mereka mungkin tertarik kembali masuk perundingan itu, Jadi, kami akan menunggu saja apakah hal itu benar-benar terjadi," kata Thomas-Greenfield. "Kami diberitahu bahwa mereka bersedia kembali berunding, tapi kami belum melihat buktinya."

"Jika mereka ingin pupuk mereka dijual di pasar ... mereka harus kembali masuk perjanjian tersebut," tambah dia.

Perjanjian yang ditandatangani di Istanbul pada Juli 2022 oleh Rusia, Ukraina, Turki dan PBB itu menciptakan koridor aman melalui Laut Hitam untuk ekspor dari tiga pelabuhan Ukraina yang sempat terhenti sejak perang dimulai Februari tahun itu.

Kesepakatan itu membantu mengendalikan harga yang melonjak dan meredakan krisis pangan global, setelah arus ekspor gandum, minyak bunga matahari, pupuk dan produk lainnya dari Ukraina menjadi lancar. Ukraina adalah salah satu eksportir pangan biji-bijian terbesar di dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Ekonomi
AirNav Indonesia Perkuat Ko...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.