Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Listrik di Istana Presiden Kini Lebih Modern dan Ramah Lingkungan

📅 Selasa, 01 Agu 2023, 11:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Listrik di Istana Presiden Kini Lebih Modern dan Ramah Lingkungan Doc: ANTARA/Rangga Pandu Asmara Jingga
Ket. Mensesneg Pratikno (tengah) saat meresmikan revitalisasi kelistrikan Istana Kepresidenan Jakarta di Power House PLN, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (1/8/2023).

JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno mengatakan revitalisasi kelistrikan Istana Kepresidenan Jakarta, setelah 63 tahun, menjadikan infrastruktur tersebut lebih modern, aman, stabil, dan ramah lingkungan.

"Merevitalisasi ini dengan teknologi baru. Lebih aman, stabil, dan tentu saja juga lebih friendly terhadap lingkungan, lebih green-lah, lebih hemat, dan lain-lain," kata Pratikno saat meresmikan revitalisasi kelistrikan Istana Kepresidenan Jakarta di Power House PLN, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (1/8).

Pratikno mengatakan infrastruktur kelistrikan di Istana Kepresidenan belum mengalami perbaikan signifikan selama 63 tahun.

Padahal, lanjutnya, Istana merupakan tempat sangat penting bagi negara karena untuk menerima tamu negara dan juga menyimpan dokumen-dokumen kenegaraan sangat penting.

"Saya sebagai salah satu orang yang bertanggung jawab mengurusi Istana itu, ya, seringdeg-degan,deg-degansejak Senin (31/7) kemarin hingga pagi hari ini perihal listrik; karena, satu, di Istana ini kami sering menerima tamu negara. Bayangkan saja kalau kami terima tamu negara tiba-tiba listriknya mati, Indonesia akan jadiheadlinedi seluruh dunia," kata Pratikno.

Selain itu, di Istana juga terdapat karya-karya seni yang sangat berharga dan tidak ternilai.

Maka dari itu, Istana juga menjadi salah satu penentu reputasi Indonesia di dunia internasional sehingga infrastruktur kelistrikan harus dipastikan terpasang dengan baik dan aman.

"Jadi, kelihatannya masalah listrik, tapi ini sudah masalah yang sangat besar," tambahnya.

Pratikno mengungkapkan revitalisasi kelistrikan di Istana yang menggunakan teknologi mutakhir juga dapat menjadi model untuk penyiapan kelistrikan di infrastruktur publik dan Ibu Kota Nusantara (IKN).

"Jadi, ini adalah sebuah model sebuah prototipe baru dari infrastruktur kelistrikan modern kita yang nanti kitar eplicate, kita duplicate, bahkan kita lebih improve lagi lebih diperbaiki lagi untuk IKN dan kota-kota utama infrastruktur utama di Indonesia," jelasnya.

Revitalisasi kelistrikan di Istanajuga memperhatikan aspek-aspek arsitektural agar bangunan fisik infrastruktur listrik tidak menyaingi gedung Istana Merdeka.

Oleh karena itu, infrastruktur listrik di Istana dipusatkan pada sebuahpower house yang dibangun di bawah tanah dan disamarkan dengan taman yang asri.

"Oleh karena itu juga, dari sisi arsitektural ini dipendam ke bawah begitu, dipendam ke bawah dan juga menjadi public space yang nyaman. Jadi, tetap ini seperti sulapan ada pohon-pohon besar yang ditanam di sini," kata Pratikno.

Sementara itu, Direktur Utama PT PLN Persero Darmawan Prasodjo mengatakan revitalisasi kelistrikan di Istana menjadikan alat dan infrastruktur listrik yang sebelumnya tersebar kini terkonsolidasidengan sistem yang modern dengan pendekatan "State of The Art of Technology".

Untuk menjaga estetika Istana, infrastruktur kelistrikan ini dipasang di bawah tanah dengan kedalaman hingga 20 meter. Jika melihat dari permukaan tanah, hanya tampak infrastruktur listrik setinggi 2,5 meter yang disamarkan dengan desain arsitektur taman yang asri.

"Padahal, ke bawahnya bisa 20 meter. Dari sana kami juga menyamarkan seakan-akan adalah taman," ujar Darmawan.

PLN juga mengubah sistem kelistrikan yang sebelumnya manual menjadi digital dan memperbarui dengan perangkat kecerdasan buatan (AI).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.