Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gudang Kembang Api Meledak di Thailand, 9 Tewas, Ratusan Rumah Hancur

📅 Minggu, 30 Jul 2023, 08:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gudang Kembang Api Meledak di Thailand, 9 Tewas, Ratusan Rumah Hancur Doc: BBC/EPA
Ket. Petugas memadamkan api di gudang kembang api yang meledak di Thailand.

BANGKOK - Sebuah ledakan keras menghancurkan gudang kembang api di Thailand selatan, Sabtu (29/7). Sembilan orang tewas dan 100 orang lainnya luka-luka, kata seorang pejabat senior. Rumah-rumah di dekatnya rusak, bahkan rata dengan tanah.

Ledakan di kota Sungai Kolok di perbatasan provinsi Narathiwat itu diperkirakan disebabkan oleh pengelasan selama pekerjaan konstruksi di gedung tersebut.

"Sebuah gudang yang menyimpan petasan di Sungai Kolok meledak sore ini, jumlah terbaru sembilan tewas dan 115 luka-luka," kata Gubernur Narathiwat Sanan Pongaksorn kepada AFP.

"Api sekarang dapat dikendalikan. Penyelidikan awal menunjukkan penyebabnya adalah kesalahan teknis selama proses pengelasan baja, karena bangunan sedang dibangun."

Ledakan itu menghancurkan area yang cukup besar di sekitar gudang.Rekaman di media lokal menunjukkan kepulan asap besar membubung ke udara dan banyak toko, rumah, dan kendaraan rusak parah akibat kekuatan ledakan itu - beberapa terbakar dan banyak dengan atapnya terlepas.

Beberapa media menyebutkan jumlah korban tewas sebanyak 10 orang tetapi angka tersebut tidak dapat dikonfirmasi.

Foto-foto AFP dari tempat kejadian menunjukkan gudang itu menjadi puing-puing dan logam bengkok.

The Bangkok Post mengutip Kementerian Dalam Negeri yang melaporkan bahwa sebanyak 200 rumah rusak akibat ledakan di kota perbatasan di perbatasan dengan Malaysia itu.Media lain mengatakan hingga 500 rumah bisa saja rusak.

"Saya sedang bermain dengan ponsel saya di dalam rumah, lalu tiba-tiba saya mendengar suara keras dan menggelegar dan seluruh rumah saya berguncang," kata saksi mata Seksan Taesen, yang tinggal 100 meter dari gudang, kepada AFP.

"Kemudian saya melihat atap saya terbuka lebar. Saya melihat ke luar dan saya melihat rumah runtuh dan orang-orang tergeletak di tanah di mana-mana. Itu kacau."

Video yang diambil Seksan menunjukkan kekacauan di pasar lokal yang melayani distrik di sebelah perbatasan Malaysia. Penduduk setempat kebingungan, layanan darurat bergegas untuk membantu.

Pecahan kaca, genteng, dan puing-puing lainnya berserakan di tanah.Beberapa kios pasar robek atau rusak berat.

Ledakan di bengkel yang memproduksi petasan dan kembang api lainnya tidak jarang terjadi di Thailand. Ledakan mematikan hari Sabtu itu terjadi lima hari setelah 11 orang dilaporkan terluka ketika sebuah pabrik kembang api meledak di kota utara Chiang Mai.

Kerajaan Asia Tenggara itu juga memiliki catatan keselamatan yang buruk di sektor konstruksi dan kecelakaan mematikan sering terjadi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.