Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banyak Serang Usia Kerja, PERKI: Penting Deteksi Dini Gagal Jantung

📅 Minggu, 30 Jul 2023, 23:23 WIB | Oleh:
Banyak Serang Usia Kerja, PERKI: Penting Deteksi Dini Gagal Jantung Doc: antara

Ketua Pokja Gagal Jantung Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) dr Siti Elkana Nauli menyebut pentingnya deteksi dini penyakit gagal jantung yang ternyata paling banyak menyerang usia produktif atau usia kerja.

Kardiolog yang akrab disapa dr Nauli itu menyebut bahwa di negara-negara Asia termasuk Indonesia, penyakit gagal jantung paling banyak menyerang usia 45 tahun ke atas. Sedangkan di Amerika, gagal jantung baru dialami pada rata-rata usia 65 tahun ke atas.

"Nah di sini lah pentingnya skrining sedini mungkin, untuk tiga faktor risiko yang kita punya, karena tiga faktor risiko ini rata-rata tidak datang langsung ke kardiolog atau dokter spesialis jantung," kata dia saat dihubungi ANTARA, Jumat.

Tiga faktor risiko yang ia maksud adalah hipertensi, diabetes, dan jantung koroner. Ketiga penyakit tersebut merupakan faktor utama yang memiliki potensi tinggi untuk terhubung pada penyakit gagal jantung.

Menyorot fakta masih banyak pasien dengan diagnosis salah satu atau ketiga faktor risiko tersebut tidak dirujuk untuk juga memeriksa ke dokter spesialis jantung, dr Nauli mengkhawatirkan pasien gagal jantung terlambat untuk ditangani.

"Kalau yang sudah terdiagnosis gagal jantung, pasien itu harus kita tangani dengan cepat, jadi tidak istilahnya kalau misalnya kanker sudah stadium empat baru diobati, mau berbuat apa lagi? Sudah tidak bisa diatasi," ujar dr Nauli.

"Namun kalau kita atasi sedini mungkin, hasilnya akan lebih baik," tambahnya.

Sebelumnya, ditemui ANTARA di Singapura dalam kongres Asian Pacific Society of Cardiology (APSC) 2023, pertengahan Juli lalu, dr Nauli mengatakan salah satu metode untuk mendeteksi dan membedakan gagal jantung dengan penyakit lainnya adalah pemeriksaan biomarker NT-pro-BNP di rumah sakit.

Meski diutamakan untuk pasien dengan penyakit faktor risiko gagal jantung, pemeriksaan NT-pro-BNP juga dapat digunakan untuk mendeteksi kondisi yang berisiko terhadap terjadinya gagal jantung di kemudian hari pada orang tanpa gejala.

"Biomarker itu dapat memprediksi berapa lama pasien dengan faktor risiko tersebut dapat jatuh pada gagal jantung, selain itu juga dapat mengetahui apakah terapi dan perawatan yang dilakukan sudah benar atau belum," jelas dr Nauli.

Lebih lanjut, selain sering diabaikan dan dianggap lumrah, dr Nauli menyebut, keterlambatan penanganan gagal jantung dapat berakibat fatal, mengingat tingkat kelangsungan hidup yang kecil.

"Pasien gagal jantung umumnya, dalam lima tahun kemungkinan dia hidup itu hanya 50 persen, sedangkan pasien kanker itu bisa hidup hingga 10 tahun, tapi kalau pasien gagal jantung bertahan lebih dari lima tahun itu jarang," ujarnya.

Sesuai namanya, gagal jantung adalah spektrum penyakit yang disebabkan jantung gagal berfungsi, yakni untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Gagal jantung menyebabkan kebutuhan sel-sel dan organ tubuh lain tidak mampu terpenuhi hingga berujung pada kematian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

58 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...
Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...
Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.