Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BUMD Siap Jadi Sentra Protein Hewani

📅 Kamis, 27 Jul 2023, 09:06 WIB | Oleh: Tim Redaksi
BUMD Siap Jadi Sentra Protein Hewani Doc: istimewa

JAKARTA - Perumda Dharma Jaya membidik target menjadi sentra protein hewani di Jakarta. BUMD tersebut tak hanya melayani masyarakat Jakarta dalam pemenuhan kebutuhan protein hewani, tetapi juga bisa menjadi pusat informasi isu strategis daging yang dapat memantau pergerakan harga, kebutuhan dan pasokan daging baik di Jakarta maupun nasional.

Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman mengatakan sekitar lebih dari 10 perusahaan pelaku industri perdagingan atau para penggiat bisnis protein hewani, meliputi daging sapi, ayam dan ikan yang sudah bermarkas di Perumda itu. "Karena mereka ambil dan menitipkan barang di sini. Transaksi jual belinya juga disini," kata Raditya di Jakarta, Rabu (26/7).

Melihat animo perusahaan atau penggiat bisnis protein hewani yang cukup besar, Raditya memproyeksikan jumlah perusahaan yang bergabung dengan Perumda akan bertambah. Melihat hal itu, perusahaan itu akan merenovasi gedung kantor pusat di Jalan Penggilingan Raya. Sehingga dapat menampung lebih banyak perusahaan atau penggiat bisnis protein untuk berkantor dan memasarkan produk mereka.

"Kita melihat adanya permintaan perusahaan yang ingin masuk ke Perumda Dharma Jaya. Permintaan belum bisa kita penuhi, karena tempatnya terbatas dan kapasitasnya sudah penuh," ujar Raditya.

Ke depan, kata Raditya, gedung kantor pusat akan direnovasi menjadi sembilan lantai. Empat lantai diantaranya akan disewakan kepada eksternal. Renovasi kantor pusat, menurut Raditya, dilakukan karena Perumda ingin bertransformasi menjadi sentra protein hewani di Jakarta.

Semua kebutuhan protein hewani dapat ditemukan di Perumda Dharma Jaya. Begitu juga dengan pergerakan harga pangan hewani juga dapat terpusat melalui kantor pusat Perumda Dharma Jaya sehingga lebih mudah dalam pengambilan kebijakan/ keputusan.

Kapasitas Meluas

Langkah pertama yang dilakukan, lanjut Raditya, merenovasi gudang cold storage di belakang kantor pusat. Saat ini, cold storage memiliki kapasitas 850 ton yang setengahnya disewakan ke eksternal. Selama renovasi, pihak eksternal ini akan direlokasi, kemudian setelah rampung, mereka bisa menggunakan kembali di lokasi yang lebih baik dengan kapasitas yang lebih luas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.