Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kenya dan Tiongkok Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Belt and Road Initiative

📅 Selasa, 25 Jul 2023, 00:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kenya dan Tiongkok Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Belt and Road Initiative Doc: ANTARA/Xinhua/Wang Guansen
Ket. Sebuah kereta rel listrik (electric multiple unit/EMU) Jalur Kereta Tiongkok-Laos melintasi jembatan utama di atas Sungai Yuanjiang di Provinsi Yunnan, Tiongkok barat daya, (3/12/2021). Jalur Kereta Tiongkok-Laos, proyek unggulan Inisiatif Sabuk dan Jalur Sutra (Belt and Road Initiative/BRI), mulai beroperasi pada Jumat (3/12).

Nairobi - Inisiatif Sabuk dan Jalur Sutra (Belt and Road Initiative) Tiongkok mendominasi pembicaraan dalam pertemuan tingkat tinggi antara Presiden Kenya William Ruto dan diplomat senior Tiongkok Wang Yi pada akhir pekan di State House di Nairobi.

Dalam pertemuan yang berlangsung pada Sabtu itu, kedua belah pihak menegaskan kembali komitmen mereka untuk meningkatkan kerja sama kedua negara terkait Belt and Road Initiative.

Belt and Road Initiative merupakan proyek pembangunan skala besar yang digagas Tiongkok pada 2013 untuk meningkatkan konektivitas dan perdagangan global dengan membangun infrastruktur seperti jalan raya, kereta api, dan pelabuhan di Asia, Eropa, dan Afrika.

Ruto menekankan Kenya memiliki kepentingan khusus terlibat dalam proyek tersebut untuk pembangunan jalan, terutama dalam kerangka Forum Kerja Sama Tiongkok-Afrika (FOCAC).

"Investasi di sektor ini akan memacu pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat di bawah Agenda Transformasi Ekonomi kami yang disusun dari bawah," ujarnya.

Ruto mengatakan Kenya ingin bekerja sama dengan Tiongkok untuk peningkatan infrastruktur jalan, Bandara Internasional Jomo Kenyatta (JKIA), dan pelabuhan Mombasa dan Lamu.

"Tiongkok akan mempertimbangkan area-area yang menjadi kepentingan prioritas pemerintah Kenya," kata Wang kepada Ruto setelah pertemuan itu.

Belt and Road Initiative menawarkan potensi bagi negara-negara Afrika untuk mengakses pasar baru, menarik investasi asing, dan mendorong peluang pembangunan.

Namun, prakarsa tersebut juga menimbulkan kekhawatiran tentang beban utang yang berkelanjutan dan kepastian apakah proyek-proyek yang dilakukan akan menguntungkan masyarakat Afrika secara berkelanjutan dan adil.

Ruto dan Wang Yi juga terlibat dalam diskusi yang mencakup pembangunan infrastruktur, perubahan iklim, teknologi informasi dan komunikasi, pendidikan, keamanan dan berbagai bidang lain yang menjadi perhatian bersama, mendorong hubungan yang lebih erat antara kedua negara.

Wang diperkirakan akan mengunjungi beberapa negara Afrika, termasuk Nigeria dan Afrika Selatan menjelang KTT BRICS bulan depan di Johannesburg.

Afrika Selatan memegang keketuaan BRICS tahun ini. BRICS adalah kelompok yang terdiri dari Brazil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan, yang bertujuan untuk mengimbangi dominasi Barat yang dipimpin oleh AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.