ChatGPT Mimpi Buruk bagi Privasi Data, Hati-hati Jika Pernah Beri Komentar Online
📅 Selasa, 25 Jul 2023, 11:30 WIB | Oleh: Tim PenulisThe Conversation telah menghubungi OpenAI untuk meminta komentar, tetapi mereka tidak merespons hingga batas waktu yang ditentukan.
Koreksi: sehubungan dengan potensi ChatGPT untuk menghasilkan teks berhak cipta, artikel ini sebelumnya merujuk pada novel Peter Carey, True History of the Kelly Gang, dengan tangkapan layar ChatGPT yang bukan merupakan kutipan aktual dari buku tersebut. Ini telah diubah menjadi contoh akurat yang merujuk pada buku Joseph Heller, Catch-22.
Rahma Sekar Andini dari Universitas Negeri Malang menerjemahkan artikel ini dari bahasa Inggris.![]()
Uri Gal, Professor in Business Information Systems, University of Sydney
Sebaiknya Anda baca juga:
Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!