Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korut Tembakkan Beberapa Misil Jelajah

📅 Senin, 24 Jul 2023, 02:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Korut Tembakkan Beberapa Misil Jelajah Doc: AFP/Jung Yeon-je
Ket. Misil Jelajah I Warga Korsel yang berada di sebuah stasiun kereta di Seoul menyaksikan berita tentang peluncuran misil jelajah oleh Korut pada Sabtu (22/7).

SEOUL - Korea Utara (Korut) menembakkan beberapa misil jelajah ke Laut Kuning antara Tiongkok dan Semenanjung Korea pada Sabtu (22/7). Informasi itu disampaikan Kepala Staf Gabungan (JCS) Korea Selatan (Korsel).

Provokasi terbaru Pyongyang muncul ketika kekhawatiran atas keberadaan seorang tentara Amerika Serikat (AS) yang menerobos masuk ke wilayah Korut pada awal pekan ini, sementara Pyongyang tetap bungkam tentang insiden tersebut.

Peluncuran misil pada Sabtu merupakan yang terbaru dari rangkaian peluncuran misil oleh Pyongyang, dan terjadi saat Seoul dan Washington DC meningkatkan kerja sama pertahanan, dengan hubungan kedua Korea mendekati titik terendah sepanjang masa.

"Peluncuran misil jelajah berlangsung sekitar pukul 4 pagi pada Sabtu," kata JCS. "Otoritas intelijen Korsel dan AS sedang menganalisis peluncuran sambil memantau tanda-tanda kegiatan tambahan," imbuh mereka.

Tiga hari sebelumnya, Korut telah menembakkan dua misil balistik ke laut ke arah Jepang.

Saat ini diplomasi antara Pyongyang dan Seoul terhenti, dan pemimpin Korut, Kim Jong-un telah menyerukan peningkatan pengembangan senjata, termasuk nuklir taktis.

Sebagai tanggapan, Seoul dan Washington DC telah melakukan latihan militer bersama dengan jet siluman canggih dan aset strategis AS, sementara kapal selam bersenjata nuklir AS pekan lalu berlabuh di pangkalan AL Korsel untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade.

Pada Kamis (20/7), Menteri Pertahanan Korut, Kang Sun Nam, mengatakan kunjungan kapal selam berkemampuan nuklir AS, USS Kentucky, dapat memenuhi kriteria hukum bagi Korut untuk menggunakan senjata nuklir yang telah ditentukan dalam undang-undang terkait kebijakan kekuatan nuklir yang diadopsi tahun lalu.

Desak Tiongkok

Sementara itu, negara-negara G7, Uni Eropa, dan tiga negara lainnya, telah mendesak Tiongkok untuk mengusir kapal tanker minyak dari perairannya yang tampaknya membawa bahan bakar ke Korut yang bertentangan dengan sanksi PBB, menurut dokumen yang dilihat olehAFPpada Jumat (21/7) lalu.

"Kami prihatin dengan terus adanya beberapa kapal tanker minyak yang menggunakan perairan teritorial Anda di Teluk Sansha sebagai tempat perlindungan untuk memfasilitasi perdagangan produk minyak Korut yang terkena sanksi," demikian bunyi dokumen itu, yang ditandatangani oleh duta besar negara dan ditujukan kepada utusan Tiongkok untuk PBB, Zhang Jun.

Seorang narasumber mengatakan dokumen itu telah dikirim ke utusan Tiongkok, meskipun tidak ada konfirmasi telah diterima.

Korut telah dikenai sanksi PBB sejak 2006 atas peluncuran misil dan program nuklirnya, dengan sanksi tambahan pada 2017 yang membatasi impor minyak mentahnya. AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
PSS Sleman Gagal Melanjutka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.