Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPIP Bidik Generasi Z untuk Kuatkan Ideologi Pancasila

📅 Senin, 24 Jul 2023, 00:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPIP Bidik Generasi Z untuk Kuatkan Ideologi Pancasila Doc: ANTARA/Istimewa
Ket. Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof. Yudian Wahyudi.

DEPOK - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menggugah semangat kebangsaan para generasi Z, siswa-siswi SMA dengan pemahaman sejarah dan kehebatan Bangsa Indonesia. Para pemuda hendaknya selalu menjunjung tinggi persatuan dengan keimanan di bawah Pancasila.

"Tidak pernah terjadi di muka bumi dalam sejarah umat manusia, kecuali di Indonesia yaitu anak-anak muda yang (tadinya) disiapkan menjadi pegawai penjajah, tapi dalam 20 tahun saja mereka bersumpah untuk memerdekakan Bangsa Indonesia melawan penjajah. Itulah Sumpah Pemuda," kata Kepala BPIP, Yudian Wahyudi dalam keterangannya, Minggu (23/7).

Seperti dikutip dari Antara, Yudian menjelaskan peristiwa Sumpah Pemuda merupakan cikal bakal kemerdekaan Bangsa Indonesia yang patut disyukuri dengan cara menorehkan prestasi dan berkontribusi bagi kemajuan Bangsa dan Negara Indonesia pada masa yang akan datang.

"Tujuh belas tahun kemudian, mereka mempersembahkan sumpah itu menjadi Proklamasi. Padahal sarjana kita saat itu baru 175 orang. Lebih hebat lagi, adik-adik, yang selevel dengan kalian hanya 400 orang yang tamat SMA. Tapi mereka mampu mempersembahkan Proklamasi terbaik di muka bumi sepanjang sejarah," tutur Yudian.

Kepada para pelajar, Yudian berpesan agar para pemuda selalu menjunjung tinggi persatuan dengan keimanan di bawah Pancasila.

"Kita inilah bangsa yang paling dikasihi oleh Tuhan. Mengapa? Karena kita beriman dan bersatu di bawah Pancasila. Bung Karno sudah memberikan contoh nyata dengan Pancasila, Bangsa Indonesia menjadi bangsa yang disegani. Jangan tergoda oleh ideologi lain," ujar Yudian.

Sementara itu, Deputi Bidang Hubungan Antar-lembaga, Sosialisasi, Komunikasi, dan Jaringan BPIP, Ir. Prakoso, M.M. menuturkan, saat ini diperlukan penguatan karakter terhadap para pelajar sebagai generasi pemimpin pada 2045.

"Penguatan karakter sangat perlu dilakukan terhadap para pelajar kita. Tentunya karakter pelajar Pancasila untuk menjadi bekal mendasar sebagai pondasi kepemimpinan Bangsa Indonesia masa depan. Oleh karena itu, sekarang mata pelajaran Pendidikan Pancasila kembali diberikan kepada para siswa, mulai dari PAUD sampai Perguruan Tinggi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.