Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tarik Wisatawan, Halmahera Selatan Gelar Festival Marabose

📅 Minggu, 23 Jul 2023, 22:26 WIB | Oleh:
Tarik Wisatawan, Halmahera Selatan Gelar Festival Marabose Doc: Antara/HO/Panitia Festival Marabose
Ket. Peluncuran Festival Marabose 2023, di Jakarta, Sabtu (22/7).

JAKARTA - Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan kembali menggelar Festival Marabose pada 8-12 Agustus 2023 guna menarik kunjungan wisatawan ke salah satu daerah di Provinsi Maluku Utara tersebut.

Wakil Bupati Halmahera Selatan Hasan Ali Bassam Kasuba dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, mengatakan festival ini bertujuan untuk lebih mengenalkan Halmahera Selatan baik dari sisi sejarah, budaya, kuliner, bahari dan keindahan alamya, tentang si cantik bidadari yang menjadi icon Zerro Point atau Titik awal Smart City Halmahera Selatan.

"Tahun ini merupakan tahun kedua penyelenggaraan Festival Marabose. Melalui festival ini diharapkan dapat menarik wisatawan untuk berkunjung melihat keindahan Halmahera Selatan," kata Hasan saat menggelar Launching Festival Marabose 2023 di Jakarta, Sabtu (22/7).

Sementara itu, Ompu Juru Tulis Raa, Ibnu Tufail menyatakan bahwa Festival Marabose merupakan kegiatan untuk mengingatkan kembali perjuangan hijrahnya Sultan Bacan dari Pulau Makian ke Pulau Bacan. Dimana Hijrahnya sultan pada saat itu penuh tantangan dan perjuangan.

"Festival Marabose ini diharapkan dapat kembali membangkitkan minat masyarakat, khususnya anak muda terhadap sejarah di Halmahera. Adapun tema yang diangkat pada Festival Marabose 2023 ialah Land Of Paradise," ujarnya.

Kepala Dinas Pariwisata Halmahera Selatan Ali Hasan mengatakan, selain pariwisata pihaknya juga mengembangkan kawasan geopark. Geopark adalah sebuah konsep berbasis warisan geologi yang memiliki nilai sebagai taman bumi.

Aspek geologi (geodivircity) juga didukung oleh keaneka ragaman hayati ( Biodiversity) dan kultur masyarakat ( culturdivercity). Potensi atau geological heritagesite ( geosite) didorong untuk mendukung geopark Bacan, air Panas Tawa , Talaga Nusa, dan manggayoang wayamiga dan sebaran.

Batuan Metamorf Bacan, lanjutnya, Geosite ini yang terdapat di Pulau Bacan. Sementara geosite lainnya yang juga berpotensi sebagai kawasan geopark tersendiri adalah Kars Tawale sebagai langkah awal dari pencanangan geopark Bacan dan telah ditetapkan dalam pemetaan awal.

"Dengan mendorong Pulau Bacan sebagai kawasan Geopark maka dampaknya adalah wisata berbasis edukasi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.