Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mencekam, Film 'Di Ambang Kematian' Kisahkan tentang Tumbal Pesugihan

25 Jumat, 21 Jul 2023, 10:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mencekam, Film 'Di Ambang Kematian' Kisahkan tentang Tumbal Pesugihan Mencekam, Film 'Di Ambang Kematian' Kisahkan tentang Tumbal Pesugihan Doc: ANTARA/instagram/mvppictures_id
Ket. Poster film horor “Di Ambang Kematian”.

JAKARTA - Rumah Produksi MVP Pictures kembali menghadirkan film horor bertajuk "Di Ambang Kematian" yang diangkat berdasarkan kisah nyata.

Menurut siaran resminya, Jumat (21/7), kisah dalam film horor ini diangkat dari serangkaian utas horor di jejaring sosial Twitter, berjudul "Di Ambang Kematian" yang dibagikan oleh akun @Jeropoint.

Utas tersebut juga diketahui sudah dibaca lebih dari 10 juta kali dan masuk dalam trending topic di Twitter beberapa waktu yang lalu.

Azhar 'Kinoi' Lubis setelah sukses menyutradarai Film "Mangkujiwo", kini kembali dipercaya oleh MVP Pictures untuk menggarap film ini.

MVP Pictures kali ini juga menggandeng penulis muda Erwanto Alphadullah, yang diyakini dapat memberi sentuhan baru dalam proses pendalaman cerita sesuai dengan visi dan kesaksian Jero (sang pemilik cerita).

Film "Di Ambang Kematian" juga baru saja merilis teaser berdurasi 37 detik yang ditayangkan di kanal Youtube MVP Pictures ID, Instagram @mvppictures_id dan @diambangkematianfilm.

Film "Di Ambang Kematian" dijadwalkan akan tayang pada 28 September 2023 di seluruh bioskop di tanah air. Film "Di Ambang Kematian" dibintangi oleh aktor Taskya Namya, Wafda Saifan, Giulio Parengkuan, Rifnu Wikana dan Kinaryosih. Film ini juga menghadirkan pemeran pendatang lainnya seperti Farras Fatik dan Raya Adena.

Film "Di Ambang Kematian" menceritakan tentang sebuah keluarga yang beranggotakan Bapak Suyatmo (Rifnu Wikana), Ibu (Kinaryosih), Yoga (Wafda Saifan) dan Nadia (Taskya Namya).

Keharmonisan keluarga tersebut harus terenggut setiap 10 tahun sekali. Satu per satu anggota keluarga mati menjadi tumbal oleh karena perjanjian pesugihan yang dilakukan Pak Suyatmo untuk melancarkan bisnisnya.

Berawal dari suatu malam Nadia dan Yoga memergoki sang Bapak masuk ke dalam suatu ruangan dengan membawa sebuah karung yang tak sengaja terjatuh yang berisikan kepala kambing. Setelah kejadian tersebut pada tahun 2002 Ibu mati mengenaskan.

Selang 10 tahun kemudian, di 2012 Yogaakhirnya mengetahui bahwa ayahnyamelakukan pesugihan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Daerah
Pelajar Buleleng Punya Tuga...
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.