Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Seperti Bumi, Planet Merkurius Juga Miliki Aurora di Langitnya

📅 Rabu, 19 Jul 2023, 15:34 WIB | Oleh:
Seperti Bumi, Planet Merkurius Juga Miliki Aurora di Langitnya Doc: Qantas
Ket. Aurora atau cahaya utara banyak terlihat di belahan Bumi utara seperti di Islandia, Kanada bagian Utara, Rusia, Norwegia utara, dll.

Aurora atau cahaya utara tidaklah unik bagi Bumi. Yang unik adalah konfigurasi warnanya. Aurora telah diamati di Saturnus, Jupiter, Mars, Venus, dan bahkan beberapa planet ekstrasurya.

Dikutip dari Newsweek, para peneliti telah menunjukkan bahwa bentuk gelombang udara ini ada di Merkurius dan dapat dihasilkan oleh mekanisme universal di seluruh tata surya.

Di Bumi, cahaya utara dan selatan disebabkan oleh badai matahari di permukaan matahari.Aktivitas ini melepaskan awan besar partikel bermuatan listrik ke luar angkasa, membentang jutaan mil.

Beberapa partikel bermuatan ini akhirnya bertabrakan dengan planet kita, sementara sebagian besar dibelokkan, beberapa akhirnya ditangkap oleh medan magnet Bumi.Pada titik ini, mereka melakukan perjalanan ke kutub Utara dan Selatan tempat mereka bertabrakan dengan atom dan molekul di atmosfer.

Tabrakan ini mentransfer energi ke elektron di dalam atom di atmosfer kita, menyebabkan mereka menjadi bersemangat.Ketika elektron ini akhirnya kembali tenang, mereka melepaskan energi ini dalam bentuk cahaya tampak.Warna cahaya ini akan bervariasi tergantung pada berbagai elemen yang ada di atmosfer.

Saat ini, para peneliti menunjukkan bahwa situasi serupa terjadi di Merkurius, planet berbatu yang paling jarang dijelajahi di tata surya bagian dalam kita. Hasilnya dipublikasikan di jurnal Nature pada Selasa (18/7).

"Bahkan di magnetosfer Merkurius yang lebih kecil dibandingkan dengan Bumi, elektron dipercepat dan diangkut dalam mekanisme yang sangat mirip dengan yang ada di Bumi dan mampu mengendap ke permukaan planet dan menghasilkan aurora sinar-X," kata Sae Aizawa kepada Newsweek. Dia adalah seorang peneliti di Research Institute in Astrophysics dan Planetology, yang berada di Toulouse, Prancis, dan penulis pertama makalah Nature.

Aurora sinar-X melepaskan energi di wilayah sinar-X dari spektrum elektromagnetik, berbeda dengan cahaya tampak yang kita lihat di cahaya utara.

Tim dapat menarik kesimpulan ini dengan mempelajari data dari flyby Merkurius probe BepiColombo pada tahun 2021.

Tidak jelas apakah jarak dari matahari mempengaruhi intensitas aurora ini.Tetapi tampaknya jelas bahwa mekanisme dasar yang sama digunakan untuk menghasilkan aurora di planet yang sangat berbeda ini.

"Sementara planet-planet termagnetisasi di tata surya berbeda dalam hal kekuatan medan magnet intrinsiknya, keberadaan atmosfer dan keberadaan sabuk radiasi, elektron yang dipercepat kini telah diamati diangkut ke sekitar planet dan mengendap dalam semua kasus kecuali untuk Neptunus," kata Aizawa.

Ini menunjukkan bahwa prosesnya adalah "mekanisme universal untuk menghasilkan aurora," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

35 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

43 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

53 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...

Dua Petenis Terus Bersaing Menuju Nomor Satu Dunia

58 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...
Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...
Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.