Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Produk Perhiasan Indonesia Pukau Publik Singapura

📅 Rabu, 19 Jul 2023, 17:17 WIB | Oleh:
Produk Perhiasan Indonesia Pukau Publik Singapura Doc: Dok KBRI Singapura

SINGAPURA - Produk perhiasan Indonesia mencuri perhatian seluruh pengunjung saat dipamerkan di Paviliun Indonesia dalam acara Singapore International Jewelry Expo 2023. Pameran bergengsi ini berlangsung di Marina Bay Sands Expo and Convention Centre, Singapura pada 13 hingga 16 Juli lalu dan produk perhiasan unggulan Indonesia berhasil memukau calon pembeli dan para pemain kunci dalam industri perhiasan dari berbagai negara.

Sebagai salah satu pameran perhiasan berskala internasional terbesar di Asia, Singapore International Jewelry Expo 2023 diikuti oleh lebih dari 230 exhibitor dari 27 negara di seluruh dunia. Pameran kali ke-18 ini menunjuk Indonesia sebagai official country partner, mengakui keunggulan dan kualitas produk perhiasan dari Tanah Air.

Paviliun Indonesia pada pameran ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Perdagangan, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Singapura (KBRI Singapura), dan Bank Indonesia (BI). Pavilion ini menampilkan sembilan pengrajin perhiasan perak, emas, dan mutiara berskala Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Meskipun berskala UMKM, para pengrajin tersebut telah melalui program pembinaan dan kurasi yang ketat serta telah sukses memproduksi produk perhiasan berkualitas ekspor yang mendapat apresiasi dari berbagai negara.

"Indonesia telah berhasil membangun peta jalan untuk ekspor berbasis produk hasil industri secara komprehensif dalam beberapa tahun terakhir ini, dengan mengedepankan kebijakan hilirisasi sebagai penggerak utama, dan salah satu produk unggulan hasil dari kebijakan tersebut adalah produk perhiasan. Dan Singapura merupakan mitra terpenting Indonesia di kawasan untuk produk perhiasan ini," ucap Duta Besar Republik Indonesia untuk Singapura Suryo Pratomo, saat pidato pembukaan acara tersebut, seperti dikutip dari laman kemlu.go.id, Selasa (18/7).

Sementara itu Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Didi Sumedi, menekankan bahwa produk perhiasan telah menjadi salah satu produk strategis yang berperan penting dalam menyumbangkan surplus ekspor Indonesia dalam 2 tahun terakhir.

Tahun lalu, nilai ekspor produk perhiasan mencapai rekor sebesar 6,3 miliar dollar AS dengan pertumbuhan signifikan sebesar 7,12 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Lebih dari 20,4 persen dari nilai ekspor perhiasan diekspor ke Singapura, menjadikannya sebagai negara tujuan ekspor kedua terbesar untuk produk perhiasan Indonesia.

"Kita harus memanfaatkan tren positif ini untuk melanjutkan pertumbuhan ekspor perhiasan di masa depan,"? ucap Didi Sumedi.

Sedangkan Sekretaris Jenderal Kemendag, Suhanto, menegaskan bahwa partisipasi Paviliun Indonesia dalam pameran ini merupakan upaya promosi sinergis antara kementerian dan lembaga yang diinisiasi oleh Kemendag, KBRI Singapura, dan Bank Indonesia. "Partisipasi Paviliun Indonesia dalam pameran ini merupakan upaya promosi sinergis untuk menciptakan strategi peningkatan ekspor Indonesia yang kolaboratif," kata Suhanto. I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.