Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, RS Terapung Bantu Percepatan Penanganan Stunting di NTT

📅 Selasa, 18 Jul 2023, 00:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, RS Terapung Bantu Percepatan Penanganan Stunting di NTT Doc: ANTARA/Benny Jahang
Ket. Penjabat Wali Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur George Melkianus Hadjoh.

Kupang - Tingkatkan pelayanan kesehatan. Penjabat (Pj) Wali Kota Kupang George Melkianus Hadjoh mengatakan pelayanan kesehatan yang dilakukan Rumah Sakit (RS) Terapung Ksatria Airlangga ikut membantu Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam melakukan percepatan penanganan stunting.

"Pemerintah Kota Kupang mengapresiasi terhadap Rumah Sakit dr Soetomo Surabaya dan Yayasan Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga yang melakukan pelayanan kesehatan bagi masyarakat pesisir di NTT yang belum memiliki fasilitas kesehatan," katanyadi Kupang, Senin, terkait dimulainya kegiatan misi pelayanan kesehatan dilakukan RS Terapung Ksatria Airlangga yang dimulai dari Kota Kupang.

Ia mengatakan pelayanan pemeriksaan kesehatan dilakukan Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga tentu juga bisa memeriksa kondisi kesehatan ibu-ibu hamil dan anak balita sehingga bisa melakukan deteksi dini terhadap adanya anak-anak stunting.

"Kami sangat yakin melalui tenaga dokter spesialis anak dan kandungan yang ikut dalam misi pelayanan kesehatan di wilayah pesisir pantai bisa mengetahui kondisi kesehatan ibu-ibu hamil dan anak stunting sehingga bisa memudahkan pemerintah dalam melakukan intervensi program penanggulangan stunting di wilayah pesisir pantai," katanya.

Ia berharap pelayanan kesehatan yang dilakukan dengan konsep rumah sakit berjalan itu dilakukan juga kepada masyarakat pedalaman yang jauh dari akses fasilitas kesehatan sehingga bisa merasakan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

"Kalau bisa BPJS membuat program pelayanan kesehatan melalui transportasi darat untuk melayani masyarakat di pedalaman sehingga jaminan kesehatan juga dirasakan masyarakat di pedalaman," demikian George Melkianus Hadjoh.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
  • Ekonom Optimistis Sektor Infrastruktur Telko Tetap Bersinar dalam Lima Tahun Mendatang
    Preview komentar:
Daerah
Ornamen Bendera Merah Putih...
Nasional
Warga Hadapi Paparan Debu A...
Ekonomi
BTN dan BRIN Bangun Kolabor...
Megapolitan
 Heboh, Gedung Bapenda DKI ...
Darurat Karhutla, Dalam 7 Bulan 219 Ribu Hektare Area Terindikasi Terbakar

Darurat Karhutla, Dalam 7 Bulan 219 Ribu Hektare Area Terindikasi Terbakar

07 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.