Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Lindungi Kapal Minyak, AS Kirim Kapal Perang dan Jet Tempur ke Wilayah Teluk

📅 Selasa, 18 Jul 2023, 14:11 WIB | Oleh:
Lindungi Kapal Minyak, AS Kirim Kapal Perang dan Jet Tempur ke Wilayah Teluk Doc: AP/Mary Schwalm
Ket. USS Thomas Hudner, kapal perusak Angkatan Laut AS yang dinamai berdasarkan nama veteran Perang Korea Thomas Hudner, saat upacara pembaptisan di Bath Iron Works di Bath, Maine, 1 April 2017. AS mengirim jet tempur tambahan dan kapal perang ke Selat Hormuz dan Teluk Oman untuk meningkatkan keamanan.

WASHINGTON - AS mengirim jet tempur tambahan dan kapal perang ke Selat Hormuz dan Teluk Oman untuk meningkatkan keamanan setelah Iran berupaya merebut kapal komersial di di kawasan tersebut.

Pentagon mengatakan pada Senin (17/7), kapal perusak USS Thomas Hudner dan sejumlah jet tempur F-35 akan menuju ke wilayah tersebut.Hudner telah berada di Laut Merah.

Menurut Associated Press, pejabat pertahanan pekan lalu mengumumkan pengerahan F-16 ke daerah tersebut selama akhir pekan lalu. DI sana sudah ada pesawat serang A-10 hampir dua minggu sebagai respons atas aksi Iran.

Pengerahan terbaru terjadi setelah Iran mencoba merebut dua kapal tanker minyak di dekat selat awal bulan ini, dan menembak salah satu kapal.Pesawat tersebut dimaksudkan untuk memberikan perlindungan udara bagi kapal komersial yang bergerak melalui jalur air dan meningkatkan visibilitas militer di daerah tersebut, untuk mencegah Iran.

Angkatan Laut AS mengatakan dalam kedua kasus kapal angkatan laut Iran yang mundur ketika kapal perusak berpeluru kendali USS McFaul tiba di lokasi.Angkatan Laut mengatakan McFaul tetap berada di wilayah Teluk untuk melanjutkan perlindungan jalur pelayaran.

Juru bicara Pentagon Sabrina Singh mengatakan, belum jelas berapa lama kapal dan pesawat akan tetap berada di wilayah tersebut.

"Mengingat ancaman yang terus berlanjut dan berkoordinasi dengan mitra dan sekutu kami, departemen meningkatkan kehadiran dan kemampuan kami untuk memantau selat dan perairan sekitarnya," kata Singh kepada wartawan Pentagon.

Angkatan Laut AS mengatakan Iran telah menyita setidaknya lima kapal komersial dalam dua tahun terakhir dan telah melecehkanlebih dari selusin kapal lainnya.Banyak insiden terjadi di dalam dan sekitar Selat Hormuz, muara sempit Teluk Persia yang dilewati 20 persen dari minyak mentah dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.