Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ons Jabeur Sebut Kegagalan di Wimbledon Tahun Ini yang Terpahit di Kariernya

📅 Minggu, 16 Jul 2023, 13:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ons Jabeur Sebut Kegagalan di Wimbledon Tahun Ini yang Terpahit di Kariernya Doc: antarafoto
Ket. Ons Jabeur

LONDON - Runner-up Wimbledon Ons Jabeur dari Tunisia menggambarkan kegagalan ketiganya di final Grand Slam sebagai yang paling menyakitkan di sepanjang kariernya.

Petenis peringkat enam dunia Jabeur dikalahkan 6-4, 6-4 oleh petenis Ceko yang tidak diunggulkan Marketa Vondrousova, Sabtu (15/7), satu tahun setelah ia kalah di final Wimbledon dari Elena Rybakina.

Rasa sakit mengikuti setelahnya ketika di US Open dia kembali menjadi runner-up, kali ini usai kalah dari Iga Swiatek.

Petenis berusia 28 tahun itu perempuan kedelapan yang kalah dalam tiga final Grand Slam pertamanya.

Namun, dia merasa terhibur karena mengetahui bahwa sejumlah legenda tenis, di antaranya Chris Evert, Kim Clijsters dan Simona Halep juga mengalami nasib yang sama sebelum merebut gelar Grand Slam.

"Akan sulit untuk berbicara. Saya akan terlihat jelek di foto jadi itu tidak akan membantu," kata Jabeur usai gagal menjadi petenis putri asal Arab atau Afrika pertama yang memenangi gelar tunggal Grand Slam, seperti disiarkan AFP, Sabtu.

"Saya pikir ini adalah kekalahan yang paling menyakitkan dalam karier saya."

"Saya berjanji akan kembali suatu hari nanti dan memenangi turnamen ini."

Mantan petenis nomor satu dunia Clijsters kalah di final French Open 2001 dan 2003, perebutan gelar US Open pada 2003, dan final Australian Open pada 2004.

Namun, petenis Belgia itu akhirnya mengakhiri kariernya dengan memenangi empat turnamen major, yang pertama di New York pada 2005.

"Saya sangat mencintai Kim. Dia adalah inspirasi besar bagi saya," ujar Jabeur yang melihat Clijsters di belakang layar Centre Court.

"Fakta bahwa dia meluangkan waktu untuk memberi saya nasihat dan benar-benar memeluk saya, selalu ada untuk saya, saya pikir itu tak ternilai harganya."

"Dia memberitahuku sepanjang waktu dia kalah empat kali. Itu sebabnya aku tahu informasinya, kalau tidak akan sulit. Tapi, ya, itu sisi positifnya. Anda tidak bisa memaksakan sesuatu."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

51 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

54 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.