Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dampak Kemarau, BPBD Situbondo Distribusi Air Bersih ke Daerah Terdampak Kekeringan

📅 Minggu, 16 Jul 2023, 13:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dampak Kemarau, BPBD Situbondo Distribusi Air Bersih ke Daerah Terdampak Kekeringan Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkab Situbondo
Ket. Petugas BPBD Situbondo, Jawa Timur, mendistribusikan air bersih ke Dusun Curah Temu, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih. Sabtu (15/7/2023).

Situbondo - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo, Jawa Timur, secara bergantian mendistribusikan air bersih ke sejumlah wilayah yang mengalami kekurangan air bersih pada musim kemarau tahun ini.

Kepala Pelaksana BPBD Situbondo Sruwi Hartanto di Situbondo, Sabtu, mengemukakan pendistribusian air bersih dilakukan setiap hari ke tujuh dusun yang tersebar di empat desa dan empat kecamatan.

"Hari ini pendistribusian air bersih di Dusun Curah Temu dan Dusun Sekar Putih, Desa Banyuputih, Kecamatan Banyuputih. Masing-masing titik didistribusikan 5.000 liter," kata Sruwi, sapaan akrab Kepala Pelaksana BPBD Situbondo.

Dia menjelaskan, pengiriman air bersih ke lokasi terdampak kekeringan dan mengalami kekurangan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, berdasarkan surat permohonan dari pemerintahan desa setempat yang disampaikan ke pemerintah kabupaten.

Menurut Sruwi, tujuh dusun yang tersebar di empat desa yang mengalami kekurangan air bersih akibat sumber mata air mulai mengecil dan sumber air di sumur bor berkurang, serta ada pula mesin sumur bor sudah rusak.

"Di tujuh dusun yang kekurangan air bersih ini menjadi langganan tiap tahun saat musim kemarau. Solusinya kami mengusulkan pembuatan sumur bor," katanya.

Adapun tujuh dusun yang mengalami kekurangan air bersih itu, yakni Dusun Sokaan Utara (wilayah barat dan timur) Desa Gunung Putri (Kecamatan Suboh) tercatat sebanyak 2.793 jiwa tersebar di enam RT.

Di Dusun Bandusa dan Dusun Polay Taman, Desa Jatisari (Kecamatan Arjasa) tercatat ada 800 jiwa tersebar di enam RT juga mengalami kekurangan air bersih akibat sumber mata air di dua dusun tersebut juga mulai mengecil pada musim kemarau.

Dusun Sekar Putih dan Dusun Curah Temu, Desa Sumberanyar (Kecamatan Banyuputih) tercatat sekitar ratusan jiwa mengalami kekurangan air bersih karena sumber air di sumur bor berkurang.

Sedangkan di Dusun Jerugan, Desa Selomukti (Kecamatan Mlandingan) ada 673 jiwa kekurangan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, karena sumur bor bantuan pemerintah di dusun tersebut sudah rusak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Roy Suryo Ajukan Praperadil...
Megapolitan
Para Kader Posyandu Tangera...

Bunga Tinggi The Fed Bikin Mental Rupiah Keder

42 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Ekonomi
Bunga Tinggi The Fed Bikin ...

Perluasan Pasar Bisa Melalui Mekanisme Digital

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perluasan Pasar Bisa Melalu...

Pembangunan SDM, Sekolah-sekolah di Tangsel Bersifat Inklusif

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pembangunan SDM, Sekolah-se...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp71.600/...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.