Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Milan Kundera, Karya-karyanya Mengeksplorasi Absurditas Menjadi Manusia

📅 Sabtu, 15 Jul 2023, 10:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Milan Kundera, Karya-karyanya Mengeksplorasi Absurditas Menjadi Manusia Doc: AP
Ket. Penulis kelahiran Ceko Milan Kundera.

Jen Webb, University of Canberra

Milan Kundera, novelis, esais, penyair, filsuf, dan kritikus politik yang luar biasa, telah meninggal dunia pada usia 94 tahun. Rasanya terlalu cepat, mungkin karena dalam semua yang ditulisnya, ia membuka cara-cara baru dalam berpikir, menulis dan membaca. Dalam kehadiran sastranya, dunia seakan disetel ke frekuensi yang lebih tinggi.

Kundera lahir di waktu yang tepat, pada 1 April (1929): Hari April Mop. Sejak awal, ia terpapar dan tenggelam dalam absurditas budaya manusia. Ia tumbuh di Cekoslowakia yang diduduki Nazi, kemudian hidup di bawah pemerintahan Stalin, dan menjadi anggota aktif Partai Komunis.

Saya telah membacanya, mengutip dan mengajar dari tulisannya selama beberapa dekade, setelah menemukan karyanya pada tahun 1988. Saat itu saya tinggal di sebuah peternakan domba yang terpencil di pedalaman Australia Barat, sebuah dunia dengan keindahan yang suram.






Seseorang yang mengunjungi tempat itu menyodorkan salinan The Book of Laughter and Forgetting kepada saya, dan saya langsung terpesona. Novel ketiga Kundera ini menegaskan kegelisahan saya akan ketiadaan kebenaran yang stabil, dan ketidakmampuan saya untuk menahan kerinduan untuk menjadi bagian dari masyarakat yang paling rusak sekalipun.

Dalam satu bagian novel, sekelompok pengikut Komunis, menari bersama dalam lingkaran, naik ke udara dan melayang di atas kota. Mereka tertawa seperti tawa para malaikat, sementara di bawah mereka para algojo membunuh para tahanan politik. Kata narator bagian ini, yang tentu saja tidak bisa menjadi bagian dari kelompok itu:

Saya menyadari dengan kesedihan di hati saya bahwa mereka terbang seperti burung dan saya jatuh seperti batu, bahwa mereka memiliki sayap dan saya tidak akan pernah memilikinya.

Menginterogasi totalitarianisme, dengan humor

Kundera tahu tentang penindasan dan ketidakmanusiawian. Kumpulan puisi pertamanya (yang tidak terlalu bagus), Man, A Wide Garden (1953) - yang diterbitkan ketika ia baru berusia 24 tahun - jelas bernuansa Soviet dalam bunyi dan isinya.






Namun, ketika ia menulis novel pertamanya, The Joke pada 1967, kemudian menulis Life is Elsewhere pada 1969 (diterbitkan pada 1973), keduanya meledak dengan satir politik, dan ia dikeluarkan dari Partai Komunis dan kemudian melarikan diri ke pengasingan.

Dalam novelnya yang paling terkenal, The Unbearable Lightness of Being (1984) - yang diadaptasi menjadi film yang dibintangi oleh Daniel Day-Lewis dan Juliette Binoche pada 1988 - ia melanjutkan interogasinya terhadap politik totaliter, mengeksplorasi Musim Semi Praha dan kebrutalan kontrol Soviet atas Cekoslowakia.

Tema ini terdengar sangat serius. Namun, dalam setiap novelnya, Kundera menawarkan beberapa humor - sering kali pahit, tetapi mampu menghidupkan konten yang suram dan padat.

Dalam Unbearable Lightness, misalnya, narator membahas doktrin Nietszche tentang pengulangan abadi - kemungkinan kita menjalani kehidupan yang sama berulang kali. Namun ia juga mengembangkan narasi erotis yang tampaknya menunjukkan bahwa seks yang ringan dapat membuat kita hidup sepenuhnya pada saat ini. Kita dapat menukar beratnya pengulangan abadi dengan ringannya hidup, di sini dan saat ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

30 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.