Partai Politik Harus Punya Paradigma Baru Berantas Kronisme dan Oligarki
📅 Rabu, 12 Jul 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim RedaksiTerkait hal itu, Peneliti Pusat Riset dan Pengabdian Masyarakat (PRPM) Institus Shanti Buana Bengkayang, Kalimantan Barat, Siprianus Jewawut meminta pemimpin partai yang akan mementukan calon presiden, harus membangun paradigma baru dalam pemerintahan dan sistem kenegaraan yang membasmi sistem kronisme dan oligarki.
"Kronisme dan oligarki sekarang ini sudah begitu parah. Saya yakin, jika ada partai politik penentu terpilihnya pemimpin nasional yang memberantas praktik kronisme dan oligarki, dia akan mampu berkuasa setidaknya empat puluh tahun atau satu generasi," kata Siprianus.
Di Indonesia selama ini, keputusan-keputusan publik ternyata banyak yang menguntungkan para kroni yang jumlahnya hanya segelintir dan mengabaikan kepentingan masyarakat luas.
Menurut dia, partai politik yang paham cita-cita founding father Indonesia pasti bisa dan mampu menyingkirkan oligarki dan praktik kronisme.
Sebaiknya Anda baca juga:
Partai politik harus mempunyai cita-cita luhur menjadikan Bangsa Indonesia sebagai bangsa yang terhormat dan bermatabat dengan tidak terus menerus mengemis utang dan mengemis agar negara lain mau menanamkan modalnya di Indonesia.
"Kita adalaah bangsa yang besar. Kita bisa sejajar dengan Korea dan Tiongkok tetapi dikerdilkan oleh oligarki dan praktik kronisme. Selama ini, pelaku pelaku yang menyebabkan keidakadilan dan ketimpangan di negara kita adalah segelintir kroni-kroni kaya Orde Baru yang hingga saat ini sulit disentuh, bahkan terus dipelihara sekalipun mereka merampok uang negara dan rakyat melalui obligasi rekapitalisasi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI)," kata Heroe.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!