Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Partai Politik Harus Punya Paradigma Baru Berantas Kronisme dan Oligarki

📅 Rabu, 12 Jul 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Partai Politik Harus Punya Paradigma Baru Berantas Kronisme dan Oligarki Doc: ISTIMEWA
Ket. Heroe Waskito Ketua Umum Pergerakan Advokat Indonesia - JIka kita tidak menghentikan praktik kronisme dan oligarki, krisis multidimensi cepat atau lambat akan terjadi.

» Parpol yang mampu memberantas kronisme dan oligarki, bisa berkuasa setidaknya satu generasi.

» Partai politik yang paham cita-cita founding father Indonesia pasti bisa menyingkirkan oligarki dan praktik kronisme.

JAKARTA - Praktik kronisme dan oligarki yang subur akan mematikan demokrasi dan membuat ekonomi Indonesia semakin tertinggal dengan negara-negara yang dulu setara. Parahnya, kroni dari pemerintah sebelum reformasi hingga kini terus dipelihara. Praktik kronisme dan oligarki dianggap lazim dan tidak bisa dihilangkan.

The Economist dalam artikelnya belum lama ini ini melansir Indeks Kapitalisme Kronisme 2023 yang menyebutkan bahwa dominasi kekayaan kroni terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) terus meningkat, sehingga kesenjangan pendapatan masyarakat semakin dalam.

Dengan praktik rent seeking (memburu rente) yang mereka lakukan, secara sistematis dan perlahan makin memperkuat cengkeramannya terhadap negara, sehingga siapa pun pemerintahnya akan sulit untuk keluar dari jebakan permainan mereka.

Sosiolog Polandia, Stanislav Andreski, menyatakan yang terjadi ketika kronisme benar-benar lepas kendali adalah mereka semakin kaya, sedangkan negara makin miskin.

"Jika para elite memperkaya diri mereka sendiri maka mereka memiskinkan sebuah negara, sebuah kleptokrasi akan terbentuk," kata Andreski.

Hal itulah yang mendorong Presiden Tiongkok, Xi Jinping, memerangi dan melancarkan tindakan keras terhadap kronisme. Langkah tegas Xi itu telah membuat kekayaan kroni di Tiongkok turun tajam, dari puncak 4,4 persen terhadap PDB pada 2018 menjadi 2,5 persen saat ini.

Ketua Umum Pergerakan Advokat Indonesia, Heroe Waskito kepada Koran Jakarta menjelaskanjika praktik kronisme dan oligarki ini tidak segera dihentikan bisa menimbulkan krisis multidimensi yang lebih besar dibanding krisis yang terjadi di 1998.

Saat itu, banyak pejabat pemerintah yang dengan gagahnya mengatakan bahwa krisis yang sudah melanda negara-negara tetangga seperti Thailand dan Malaysia tidak akan merembet ke Indonesia. Faktanya, kurang dari setahun setelah itu, Indonesia juga terkena, bahkan lebih parah.

"JIka kita tidak menghentikan prakrik kronisme dan oligarki, krisis multidimensi cepat atau lambat akan terjadi," katanya.

Yang menyedihkan menurut Heroe, rakyat merasa pemimpin-pemimpin yang ada yang dianggap terbaik pun tidak membela rakyat dengan cara memperbaiki masalah yang sudah seperti benang kusut ini.

"Ini yang lebih parah. Kalau rakyat sudah tidak percaya lagi adanya calon yang bisa memberikan keadilan kepada rakyatnya, kita semua tidak tahu apa yang bakal terjadi," kata Heroe.

Bangun Paradigma Baru

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.