Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dilema ASEAN: Prinsip Noninterferensi Mengabaikan Myanmar, Menghambat MEA

📅 Senin, 10 Jul 2023, 11:12 WIB | Oleh: Tim Penulis

Alternatif komitmen politik untuk Myanmar

Setidaknya hingga menjelang KTT ASEAN 2023, ada dua hal yang dapat dikritisi dari implementasi MEA.

Pertama, kerangka kerja yang ada hanya menguntungkan negara-negara yang telah berhasil menerapkan demokrasi setidaknya secara parsial, terutama negara-negara yang berhasil mengimplementasikan liberalisasi ekonomi.

Kedua, MEA tidak dapat melangkah lebih jauh dari sektor ekonomi makro, apalagi menjangkau sektor ekonomi di level masyarakat.

Kegagalan ASEAN dalam merumuskan konsensus politik yang konkret bagi isu Myanmar bisa berbuntut pada pengabaian atas masyarakat, terutama bila melihat permasalahan-permasalahan HAM yang muncul setelahnya.

Suatu mekanisme integrasi ekonomi berbasis people atau masyarakat akan sangat sulit terwujud bila ASEAN terus membiarkan hambatan utamanya, yakni otoritarianisme yang terus berlangsung.

Oleh karena itu, konsensus politik perlu diupayakan sebagai bentuk komitmen ASEAN dalam menyikapi ancaman liberalisasi pasar dan tentunya sebagai simbol solidaritas ASEAN sebagai satu komunitas regional.The Conversation

Gibraltar Andibya Muhammad, Research Assistant at Indonesian Institute of Advanced International Studies (INADIS), Universitas Indonesia

Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.