Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gerak Cepat, BPBD Lumajang Gunakan Alat Berat Evakuasi Longsor di Jalur Piket Nol

📅 Minggu, 09 Jul 2023, 00:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, BPBD Lumajang Gunakan Alat Berat Evakuasi Longsor di Jalur Piket Nol Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Lumajang
Ket. BPBD Lumajang terjunkan dua alat berat dan satu mobil Damkar untuk membersihkan material longsor di jalur Piket Nol, Kabupaten Lumajang, Sabtu (8/7/2023).

Lumajang - Gerak cepat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Jawa Timur menggunakan dua alat berat untuk membersihkan longsoran yang menutup jalan di KM 58 Piket Nol yang merupakan akses jalan yang menghubungkan Kabupaten Lumajang dengan Malang.

"Cuaca hari ini lumayan baik, kami lakukan percepatan untuk membuka akses jalan ke Lumajang," kata Bupati Lumajang Thoriqul Haq saat meninjau lokasi tanah longsor di Piket Nol, Sabtu.

Tanah longsor yang terjadi di KM 58 Jalur Piket Nol, Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang telah mematikan sementara arus lalu lintas yang menghubungkan dua kabupaten itu sejak Jumat (7/7).

Banyak truk dan kendaraan pribaditerjebak di wilayah Kecamatan Pronojiwo karena tidak bisa putar balik ke arah Malang akibat jembatan di perbatasan Lumajang - Malang terputus diterjang banjir bandang lahar dingin Gunung Semeru.

Untuk itu, lanjut dia, BPBD Lumajang menerjunkan dua alat berat untuk mengevakuasi material longsoran yang menutup seluruh badan jalan di KM 58 Piket Nol dan juga satu mobil Pemadam kebakaran (Damkar) untuk membersihkan material lumpur yang ada di jalan.

"Itu banyak kendaraan yang sampai menginap karena terjebak di Kecamatan Pronojiwo. Kami prioritaskan itu dulu untuk melintas," tuturnya.

Sementara untuk penanganan sejumlah infrastruktur yang rusak, pemerintah akan melakukan upaya darurat sambil menunggu kebijakan yang bisa dilakukan perbaikan secara permanen.

"Untuk beberapa jembatan yang rusak kami upayakan untuk jembatan non-permanen, tanggul yang jebol kami tangani dulu supaya air yang masih mengalir tidak membahayakan warga," katanya.

Bencana longsor menerjang di sejumlah kecamatan di Kabupaten Lumajang akibat cuaca ekstrem di antaranya Desa Sumberurip, Kecamatan Pronojiwo dan Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro.

Bahkan bencana tanah longsor di Desa Sumberurip menyebabkan satu keluarga yakni suami, istri, dan anaknya meninggal dunia akibat rumahnya tertimbun tanah longsor.

Tiga korban yang meninggal dunia merupakan satu keluarga yakni Galih Adi Perkasa (23) yang merupakan suami, istrinya Candra Agustina (20) dan anaknya seorang balita Galang Naendra Putra (4 bulan).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.