Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinas Dukcapil Lombok Barat Turun ke Desa Layani Perekaman KTP-e

📅 Rabu, 05 Jul 2023, 17:28 WIB | Oleh:
Dinas Dukcapil Lombok Barat Turun ke Desa Layani Perekaman KTP-e Doc: ANTARA/Humas Pemkab Lombok Barat
Ket. Warga saat mendaftar pembuatan administrasi kependudukan dari Dinas Dukcapil Lombok Barat, Nusa tenggara Barat, Rabu (5/7/2023)

MATARAM -- Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat turun ke desa-desa untuk memberikan pelayanan perekaman kartu tanda penduduk elektronik (KTP-e).

"Walaupun dengan keterbatasan sumber daya, kami berusaha memberikan pelayanan maksimal untuk perekaman kepada masyarakat yang sudah jadi wajib KTP," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Lombok Barat Saepul Ahkam saat mendampingi para staf operatornya melakukan pelayanan adminduk di Desa Penimbung, Kecamatan Gunung Sari, Rabu.

Target utama kegiatan ini adalah perekaman kepada warga yang wajib KTP, tetapi termasuk juga warga yang memiliki permasalahan dalam administrasi kependudukannya.

"Fokus kita sesungguhnya adalah perekaman. Karena saat ini sekolah masih libur, jadi kami menyasarnya lewat desa," katanya.

"Untuk berkas yang belum tuntas, kita akan bawa ke dinas untuk kita selesaikan. Sedangkan untuk sisa 20 warga yang belum rekam, bisa rekam di Kantor Camat Gunung Sari atau UPT kita di situ," katanya.

Di Kabupaten Lombok Barat sendiri per akhir Juni 2023 masih menyisakan 10.304 orang belum melakukan perekaman.

"Saat ini capaian kita sudah 98 persen lebih. Sisanya itu secara bertahap kita lakukan perekaman. Kami berharap masyarakat datang memanfaatkan pelayanan di Kantor Camat, UPT atau Kantor Dinas Dukcapil," katanya.

"Permasalahan adminduk ini banyak yang harus ditangani. Bahkan beberapa warga yang sudah lama menikah pun belum tertib adminduknya. Ini juga yang banyak datang," kataAbdul Haris yang merupakan Ketua Forum Kepala Desa Kecamatan Gunung Sari dan Batulayar (FK2GB).

Oleh karena itu, membludak masyarakat yang datang dan sempat terganggu oleh persoalan teknis server, masih ada warga yang belum sempat direkam.

"Masih ada 20 orang warga yang sampai sore ini belum bisa rekam. Kasihan mereka sudah antre lama, karena masalah teknis jadi tidak bisa dilayani," katanya.

Namun dirinya telah menyepakati dengan operator untuk tindak lanjutnya di kemudian hari.

"Warga yang belum tetap diberikan kesempatan untuk melakukan perekaman ke depannya," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.