Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Harus Gerak Cepat Kirim Bantuan, BMKG Sebut Gempa Magnitudo 6,4 di DIY Merupakan Gempabumi Menengah

📅 Sabtu, 01 Jul 2023, 07:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harus Gerak Cepat Kirim Bantuan, BMKG Sebut Gempa Magnitudo 6,4 di DIY Merupakan Gempabumi Menengah Doc: Antara/Humas Basarnas Yogyakarta
Ket. Gempa bumi mengguncang Daerah Istimewa Yogyakarta pada Jumat (30/6) malam.

Yogyakarta - Harus gerak cepat kirim bantuan, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika menyebut bahwa gempabumi tektonik dengan magnitudo 6,4 yang mengguncang Samudera Hindia selatan Daerah Istimewa Yogyakarta pada Jumat (30/6) pukul 19.57.43 WIB merupakan gempabumi menengah.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia dan Eurasia," kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono dalam siaran persnya, Jumat malam.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi dengan magnitudo 6,0. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 8,63 LS, 110,08 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 81 KM arah Selatan Kota Wates, Daerah Istimewa Yogyakarta pada kedalaman 67 KM.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault)," katanya.

BMKG menyebut gempabumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Kulonprogo, Bantul, Nganjuk, Kebumen, Ponorogo dengan skala intensitas IV MMI. Kemudian dirasakan di Kediri dan Mojokerto dengan skala intensitas III MMI.

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami", katanya.

BMKG juga menyebutkan hingga pukul 20.40 WIB, berdasarkan hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya lima gempa bumi susulan dengan magnitudo terbesar M4,5.

Atas kejadian tersebut, BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. BMKG juga mengimbau agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," katanya.

Sementara itu, Komandan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Bantul DIY Aka Luk Luk Firmansyah saat dikonfirmasi mengatakan gempa telah mengakibatkan kerusakan sedikitnya pada tujuh rumah. Namun data masih sementara.

"Sementara tujuh rumah yang rusak ringan, kemudian satu orang mengalami luka ringan saat evakuasi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Desa Ekspor Jadi Solusi Don...
Ekonomi
Pasar Properti Dubai Anjlok...
  • Modus Canggih di Jepang: Eks Insinyur Racik Program Sendiri Demi Gasak Jutaan Yen
    Preview komentar:
    Hubungi nomor 082178509155 Atau 1500001 (layanan khusus untuk ...
    Anda dapat menghubungi layanan support (Tokocrypto) melalui nomor ...
  • Instruksi Prabowo Dijalankan! PKP Siapkan Rusun Subsidi di Kota-Kota Jatim
    Preview komentar:
    Berikut Nomor Whatsapp Resmi Tokocrypto adalah +62 818-898-300, ...
    Perlu di ingat, Saluran resmi Tokocrypto, hanya di ...
  • Rp2,2 Triliun Digelontorkan! Kementerian PKP Kebut Bangun Huntap Pascabencana di Sumatera
    Preview komentar:
    Sedih ya, teman-teman... Saluran resmi (Bri QLola) hanya ...
    Saluran resmi (Bri QLola) hanya bisa dihubungi di ...
Desa Go Global, Ekspor Langsung Bikin Pendapatan Naik Tajam

Desa Go Global, Ekspor Langsung Bikin Pendapatan Naik Tajam

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.