Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Desa Ekspor Jadi Solusi Dongkrak Pendapatan

📅 Jumat, 19 Jun 2026, 00:33 WIB | Oleh:
Desa Ekspor Jadi Solusi Dongkrak Pendapatan Doc: istimewa

JAKARTA - Kementerian Desa dan Pembangunan Dae­rah Tertinggal (Kemendes PDT) menyatakan skema ekspor langsung dari desa berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat hingga 30 persen karena mampu memangkas rantai distribusi yang selama ini mengurangi keuntungan pelaku usaha desa. 

“Dengan memangkas ran­tai distribusi, pendapatan ekonomi masyarakat bisa meningkat hingga 30 persen,” kata Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto usai penan­datanganan nota kesepaha­man dengan Badan Karantina Indonesia (Barantin) di Jakar­ta, Kamis (18/6).

Dikutip dari Antara, menu­rut Yandri, selama ini banyak produk desa harus melewati tengkulak, pengepul, dan berbagai perantara sebelum diekspor sehingga nilai tam­bah yang diterima masyarakat menjadi lebih kecil.

“Produk desa selama ini diambil tengkulak dan penge­pul terlebih dahulu, sehingga margin keuntungan yang diterima masyarakat desa berkurang,” ujarnya.

Untuk itu, Kemendes PDT mendorong program 5.000 Desa Ekspor yang ditargetkan terealisasi pada 2029. Melalui program tersebut, desa dido­rong menjadi pelaku ekspor langsung melalui Badan Usa­ha Milik Desa (BUMDes) atau kelembagaan ekonomi desa lainnya.

Sejumlah desa telah mem­buktikan keberhasilan ske­ma tersebut, di antaranya Desa Temon di Pacitan yang mengekspor gula aren ke Aus­tralia, Malaysia, dan Belanda, serta Desa Kertasana di Pan­deglang yang mengekspor ikan koi ke Kanada, Inggris, Prancis, dan Afrika Selatan. Produk gula aren dari Banyu­mas juga telah menembus pasar Hungaria dan Spanyol.

“Desa ekspor berarti desa menjadi pelaku ekspor lang­sung, bukan lagi melalui ban­yak perantara sebelum produk dikirim ke luar negeri,” kata Yandri.

Hingga saat ini, sebanyak 338 desa telah menjadi desa ekspor dengan nilai transaksi mendekati 1 triliun rupiah.

“Bayangkan, baru sekitar 300 desa ekspor saja nilainya sudah hampir Rp1 triliun. Jika jumlahnya mencapai ribuan desa, maka desa juga bisa men­jadi penyumbang devisa nega­ra yang signifikan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Karantina Indone­sia, Abdul Kadir Karding, mengungkapkan masih ter­dapat empat ham­batan utama yang di­hadapi produk desa untuk menembus pas­ar ekspor, yakni standar mutu, sertifikasi, keter­telusuran produk, dan keamanan komoditas.

“Masalah sekarang ini adalah komoditas yang akan diekspor, terutama tumbu­han, ikan, dan hewan serta turunannya, tidak memiliki standar mutu dan keamanan mutu yang memadai,” kata Karding.

Ia menambahkan, pelaku usaha desa juga masih lemah dalam pemenuhan sertifikasi serta aspek ketertelusuran yang kini menjadi syarat pent­ing dalam perdagangan inter­nasional.

“Sekarang ini perdagangan internasional itu sangat mem­perhatikan yang namanya asal-usul. Asal-usul cara bu­didaya, cara treatment dan se­bagainya itu sangat diperhati­kan,” ujarnya.

Menurut Karding, target pembentukan 5.000 Desa Ekspor akan sulit tercapai tanpa pendampingan dan edukasi yang memadai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
Daerah
BMKG Mendeteksi Lonjakan 4....
Ekonomi
Harga Emas Antam Turun Rp15...

Liverpool Memburu Mbappe Seharga Rp5,1 Triliun

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Liverpool Memburu Mbappe Se...
Advertisement
Apakah Termasuk Pemain Tambahan yang Akan Direktrut untuk Piala Asia 2027? Taisei Marukawa Selangkah Lagi Jadi WNI

Apakah Termasuk Pemain Tambahan yang Akan Direktrut untuk Piala Asia 2027? Taisei Marukawa Selangkah Lagi Jadi WNI

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.