Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mahasiswa IPB Diajak Kembangkan Makanan Lokal

📅 Rabu, 28 Jun 2023, 04:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mahasiswa IPB Diajak Kembangkan Makanan Lokal Doc: ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi
Ket. Ilustrasi- Salah satu pangan lokal berupa olahan jagung asal Lampung.

BOGOR - Para mahasiswa IPB diajak mengembangkan makanan pangan lokal agar makin bermanfaat bagi masyarakat. Ajakan ini disampaikan pakar ilmu dan teknologi pangan Institut Pertanian Bogor (IPB), Purwiyatno Hariyadi. "Kami ingin mendorong para mahasiswa untuk lebihaware, lebih sensitif, dan eksploratif terhadap potensi-potensi sekitarnya atau lokal yang memang melimpah," kata Purwiyatno, Selasa.

Becermin dari situasi pandemi lalu, Purwiyatno mengatakan banyak ide bermunculan untuk mengembangkan pangan fungsional berbasis kearifan lokal, apalagi Indonesia memiliki sejarah tradisi yang panjang terkait hal tersebut. "Kita punya tradisi jamu, misalnya. Itu bila bisa dikembangkan lebih lanjut menjadi pangan yang bisa dikonsumsi sehari-hari akan sangat baik," ujar dia.

Pakar pangan dan gizi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Widjaja Lukita, mencontohkan bahan pangan kedelai banyak diolah menjadi produk lokal berupa tempe dan tahu. Dia mengingatkan kedelai tidak hanya dikenal sebagai sumber protein, tapi juga sumberfitoestrogenyang sangat bermanfaat bagi tubuh.

"Selain memenuhi kebutuhan gizi dan kalori, pangan fungsional mempunyai fungsi biologis untuk mencegah penyakit agar tidak menular," ujar Widjaja. Pangan fungsional yang memiliki bahan aktif, jelas Widjaja, lebih lanjut juga dapat diekstraksi untuk dikembangkan menjadifitofarmakayang bermanfaat dalam ilmu kesehatan, terutama untuk pencegahan dan pengobatan.

Pakar perikanan dan ilmu kelautan dari Universitas Diponegoro, Ambariyanto, menambahkan bahwa pangan fungsional dari laut juga memiliki potensi besar untuk dieksplorasi. Apalagi Indonesia menyimpan sumber daya laut yang cukup banyak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.