Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menteri PPPA Ajak Media untuk Hadirkan Program Ramah Anak

📅 Minggu, 25 Jun 2023, 12:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menteri PPPA Ajak Media untuk Hadirkan Program Ramah Anak Doc: antarafoto
Ket. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga

JAKARTA - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga mengajak media untuk berkomitmen memenuhi hak dan perlindungan anak dengan menghadirkan program-program ramah anak.

"Pemerintah mendorong media untuk menguatkan komitmennya dalam hal pemenuhan hak dan perlindungan anak melalui program-program ramah anak," kata Bintang Puspayoga dalam keterangan, di Jakarta, Minggu (25/6).

Dalam upaya pemenuhan hak anak atas informasi yang layak dengan tayangan ramah anak, Kementerian PPPA berkolaborasi dengan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat dan Lembaga Penyiaran untuk memberikan perlindungan terhadap anak dan remaja melalui media penyiaran yang ramah anak.

Bintang Puspayoga mengatakan kegiatan ini merupakan wujud sinergi dan kolaborasi yang harapannya dapat memperkuat komitmen terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak serta memberikan edukasi bagi penyelenggara penyiaran dalam mengembangkan program atau tayangan yang ramah anak.

"Media penyiaran sangat strategis dalam memberikan perubahan menuju masyarakat yang lebih baik. Namun, media juga dapat memberikan efek negatif, karena diskriminasi dan eksploitasi terhadap perempuan dan anak saat ini sangat potensial terjadi di media," katanya.

Bintang Puspayoga mengatakan media penyiaran sebagai kontrol dan perekat sosial harus terus diperkuat, agar bersama-sama melindungi anak Indonesia.

Menurut dia, upaya ini penting mengingat informasi yang tidak layak anak dapat memberikan dampak negatif bagi anak, di antaranya perilaku kekerasan seksual, kerusakan fungsi otak, perundungan siber, dan kejahatan online.

"Salah satu hak anak yang harus dipenuhi oleh pemerintah dan seluruh elemen masyarakat adalah hak atas informasi yang layak. Anak harus dilindungi dari berbagai bentuk informasi yang tidak layak, seperti informasi yang mengandung unsur kekerasan, pornografi, dan radikalisme," katanya.

Oleh sebab itu, menurut Bintang Puspayoga, tanpa mengabaikan sisi hiburan, siaran ramah anak mutlak diperlukan sehingga memberikan dampak positif bagi tumbuh kembang dan perlindungan anak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.