Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Upaya Jaga Kebersihan, Warga Diimbau Tak Gunakan Plastik Hitam Untuk Bungkus Daging Kurban

📅 Sabtu, 24 Jun 2023, 01:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Upaya Jaga Kebersihan, Warga Diimbau Tak Gunakan Plastik Hitam Untuk Bungkus Daging Kurban Doc: ANTARA/HO-Dompet Dhuafa
Ket. Sejumlah warga mengemas daging kurban dari peternak lokal hasil binaan Dompet Dhuafa usai disembelih pada Hari Raya Idul Adha.

Palangka Raya - Perkuat upaya jaga kebersihan. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengimbau masyarakat menghindari penggunaan kantong plastik hitam sebagai tempat untuk membungkus daging kurban pada Idul Adha 1444 Hijriyah.

"Ini harus menjadi perhatian bersama. Kita tidak tahu pasti bahan daur ulang pembuatan kantong plastik hitam, sehingga kebersihan dan keamanannya tidak terjamin," kata Kepala DKPP Kota Palangka Raya Renson di Palangka Raya, Jumat.

Dia mengatakan, diantara kandungan zat yang terdapat pada kantong plastik hitam tersebut seperti logam berat berupa timbal (Pb) yang sangat berbahaya bagi kesehatan.

Timbal ini dapat dengan mudah berpindah ke makanan, terlebih jika makanan dalam keadaan panas. Plastik hitam punya karakter tersendiri. Zat yang berbahaya juga bisa berpindah pada makanan yang bersentuhan langsung.

"Khususnya untuk makanan panas termasuk juga daging. Jika ditempatkan pada plastik hitam maka daging akan cepat menyerap zat-zat yang terkandung pada plastik," katanya.

Jika makanan terkontaminasi timbal dikonsumsi dalam jangka panjang, dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada manusia, bahkan dapat menimbulkan kanker. Masyarakat lebih baik menggunakan kantong plastik yang transparan.

"Jika pun terpaksa digunakan kantong plastik hitam, sebaiknya untuk bungkus luar saja. Jadi sebelum dibungkus dengan plastik hitam, makanan dan daging dimasukkan pada plastik transparan atau dibungkus daun," kata Renson.

Dia juga mengimbau panitia kurban dapat memisahkan penempatan daging dan bagian lain dari hewan kurban. Sebaiknya antara daging, dan jeroan ditempatkan dalam plastik terpisah. Ini dilakukan agar daging tidak cepat rusak, katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.