Kapal Imigran Karam di Italia, 40 Orang Hilang Termasuk Bayi Baru Lahir
📅 Sabtu, 24 Jun 2023, 13:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Arabnews/AFP
ROMA - Lebih dari 40 orang hilang setelah sebuah kapal migran terbalik di Pulau Lampedusa, Italia, kata PBB.
Kecelakaan kapal terjadi pada Kamis (22/6) dan setidaknya satu bayi baru lahir termasuk di antara mereka yang hilang, kata perwakilan UNHCR untuk Italia Chiara Cardoletti.
Kapal berangkat dari Sfax di Tunisia dan membawa 46 migran dari Kamerun, Burkina Faso, dan Pantai Gading, kata Flavio Di Giacomo, juru bicara badan migrasi PBB (IOM), Jumat (23/6).
Kapal terbalik saat angin kencang dan gelombang tinggi, katanya. "Beberapa orang yang selamat dibawa ke Lampedusa dan yang lainnya dibawa kembali ke Tunisia".
"Di antara mereka yang hilang adalah tujuh perempuan dan seorang anak di bawah umur. Yang selamat semuanya laki-laki dewasa", katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami melihat lebih banyak pendatang dari Afrika sub-Sahara daripada orang Tunisia melalui rute Tunisia sejak November," katanya.
Menurunya, ini disebabkan orang-orang dari Afrika sub-Sahara melarikan diri dari tindakan diskriminasi di Tunisia.
"Tidak dapat diterima untuk terus menghitung korban tewas di gerbang Eropa," tulis Cardoletti di Twitter, merujuk pada bangkai kapal migran di Italia, Yunani, dan Spanyol.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Mekanisme penyelamatan yang terkoordinasi dan bersama di laut antar-negara sekarang merupakan masalah hati nurani."
Di Giacomo juga menekankan kerapuhan kapal yang dilas dengan buruk, yang tenggelam pada kerusakan pertama.
"Oleh karena itu kami tidak mengetahui adanya bangkai kapal tertentu," katanya. Ia menyerukan "patroli kapal-kapal Eropa untuk memantau rute Tunisia serta rute Libya. Jika tidak, kita akan menyaksikan bencana di musim panas ini."
Terletak sekitar 145 kilometer dari pantai Tunisia, pulau Lampedusa di Italia selatan adalah salah satu titik masuk utama para migran yang melintasi Mediterania.
Tahun lalu, lebih dari 46.000 orang tiba di sana, dari total 105.000 di Italia, menurut UNHCR.
Bangkai kapal migran telah bertambah dalam beberapa bulan terakhir. Sementara jumlah migran yang memasuki UE melalui Mediterania tengah "lebih dari dua kali lipat" pada 2023 dibandingkan periode yang sama tahun lalu, menurut badan perbatasan Eropa Frontex pada pertengahan Juni.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!