Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur Papua Barat Jadi Bapak Asuh 75 Anak 'Stunting'

📅 Jumat, 23 Jun 2023, 22:35 WIB | Oleh:
Gubernur Papua Barat Jadi Bapak Asuh 75 Anak 'Stunting' Doc: ANTARA/Fransiskus Salu Weking
Ket. Penjabat Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw (ketiga dari kiri) memaparkan upaya percepatan penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem dalam talkshow di Manokwari, Jumat.

MANOKWARI -- Penjabat Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw telah menjadi bapak asuh bagi 75 anak yang mengalami stunting, kondisi gagal tumbuh akibat kurang gizi dalam jangka lama, paparan infeksi berulang, dan kurang stimulasi.

Dalam acara bincang-bincang di Manokwari, Jumat, dia menyampaikan bahwa anak asuhnya meliputi lima anak di Teluk Bintuni, 23 anak di Kaimana, sepuluh anakdi Teluk Wondama, sepuluh anak di Manokwari, 12 anak di Manokwari Selatan, dan 15 anak diFakfak.

Paulus Waterpauwmeminta para pejabat pemerintah daerah berpartisipasi dalam program bapak asuh anak stunting, yang ditujukan untukmempercepat penanggulangan stunting.

"Saya wajibkan mengambil tanggung jawab moral sebagai orang tua asuh anak stunting dengan target minimal 620 anak asuh (tercakup dalam program)," katanya.

Dia mengatakan bahwa pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota sudah mendeklarasikan komitmen bersama untuk menanggulangi stuntingpada anak.

"Provinsi juga sudah membentuk satuan tugas untuk berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten dan PKK supaya program intervensi berjalan optimal," kataWaterpauw.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Papua Baratbersama Tim Penggerak PKK melakukan sosialisasi secara masif guna meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan kebutuhan giziibu dan bayi untuk mencegah stunting.

Gubernur menyampaikan bahwa prevalensi stunting di Papua Barat pada 2022 mencapai 30 persen, naik dari 26,2 persen pada 2021.

"Sesuai data ada 2.659 anak stunting di Papua Barat. Dengan berbagai langkah (intervensi), saya yakin 70 persen atau 1.861 anak stunting bisa sembuh," katanya.

Pemerintah menjalankan berbagai upaya untuk mencegah dan mengatasi stuntingpada anak, termasuk membantu pemenuhan kebutuhan gizi ibu dan anak, meningkatkan pelayanan konsultasi gizi dan kesehatan bagi ibu dan anak, menjalankan program pendampingan keluarga, hingga meningkatkan akses terhadap sarana air bersih dan sanitasi layak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.