Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tak Setuju Biden, PM Selandia Baru Sebut Xi Jinping Bukan Diktator

📅 Kamis, 22 Jun 2023, 15:15 WIB | Oleh:
Tak Setuju Biden, PM Selandia Baru Sebut Xi Jinping Bukan Diktator Doc: SMH
Ket. Perdana Menteri Selandia Baru Chris Hipkins saat konferensi pers di Parlemen Selandia Baru pada 21 Januari 2023.

WELLINGTON - Perdana Menteri Selandia Baru Chris Hipkins mengatakan tidak yakin pemimpin Tiongkok Xi Jinping adalah seorang diktator. Pernyataan itu disampaikan setelah Presiden AS Joe Biden memberi label itu minggu ini.

Saat berbicara di acara penggalangan dana untuk pencalonannya kembali di pilpres 2024, Biden menyebutkan diktator ketika menyatakan Presiden Tiongkok Xi Jinping telah "malu" insiden balon 'mata-mata' yang dia perintahkan untuk ditembak jatuh di wilayah udara AS.

"Itulah hal yang sangat memalukan bagi para diktator, ketika mereka tidak tahu apa yang terjadi. Itu tidak seharusnya terjadi. (Balon) Itu diterbangkan melalui Alaska dan kemudian turun melalui Amerika Serikat. Dan dia tidak melakukannya." Saya tidak tahu tentang itu," kata Biden.

"Ketika ditembak jatuh, dia sangat malu. Dia menyangkal itu ada."

Menurut outlet berita Selandia Baru 1news, menjelang perjalanannya ke Tiongkok dengan delegasi perdagangan, di mana Hipkins akan bertemu Xi, Hipkins ditanyai oleh seorang reporter di Lower Hutt apakah dia setuju dengan komentar Biden.

"Tidak, danbentuk pemerintahan yang dimiliki Tiongkok adalah urusan rakyat Tiongkok," kata Hipkins.

Ketika didesak bagaimana orang Tiongkok benar-benar dapat memaksakan perubahan dalam sistem pemerintahannya, Hipkins berkata, "well itu urusan mereka".

Partai Komunis Tiongkok yang berkuasa telah lama mendapat kecaman karena catatan hak asasi manusia dan aturannya yang membatasi.

Xi berkuasa sejak 2013. Batasan masa jabatan kepresidenan dihapus pada Kongres Rakyat Nasional 2018.

Xi dengan suara bulat terpilih kembali ke tampuk kekuasaan pada Maret 2023, memperoleh 2.952 suara dari anggota PKT.

Hipkins akan memimpin delegasi perdagangan ke Beijing, Tianjin, dan Shanghai yang akan berlangsung dari 25 hingga 30 Juni. Ini adalah kunjungan perdana menteri pertama ke Tiongkok sejak pandemi.

Ketika mengumumkan perjalanan tersebut awal bulan ini tetapi sebelum kunjungan dengan Xi dikonfirmasi, Hipkins ditanya bagaimana dia akan menavigasi untuk mengangkat pelanggaran atau keluhan hak asasi manusia.

Hipkins mengatakan Selandia Baru bangga karena "stabil dan konsisten" dalam pendekatannya.

"Itu berarti bahwa, di mana kami memiliki masalah hak asasi manusia, kami akan mengangkatnya. Di mana kami memiliki masalah seputar perdagangan atau masalah kebijakan luar negeri lainnya, kami akan mengangkatnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

46 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.