Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemendikbudristek Dorong Sistem Pendidikan Berintegritas

📅 Kamis, 22 Jun 2023, 01:01 WIB | Oleh:
Kemendikbudristek Dorong Sistem Pendidikan Berintegritas Doc: istimewa
Ket. Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim (kanan) dan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri (kiri) dalam Penguatan Antikorupsi untuk Penyelenggaraan Negara Berintegritas, di Jakarta, Rabu (21/6).

JAKARTA - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, mengatakan pihaknya berkomitmen memperkuat pencegahan korupsi di lingkungan pendidikan. Salah satunya melalui keikutsertaan dalam Penguatan Anti Korupsi untuk Penyelenggara Negara Berintegritas (PAKU Integritas).

"Besar harapan saya agar para pejabat Eselon 1 di lingkungan Kemendikbudristek dapat mengambil banyak pelajaran dari kegiatan ini untuk selanjutnya disebarkan dan diterapkan di satuan kerja Ibu dan Bapak masing-masing," ujar Nadiem, dalam Penguatan Antikorupsi untuk Penyelenggaraan Negara Berintegritas bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Gedung Merah Putih Jakarta, Rabu (21/6).

Nadiem mengungkapkan, pihaknya menyelenggarakan edukasi antikorupsi secara rutin untuk kalangan internal dan para pemangku kepentingan dunia pendidikan. Program kampanye yang dilakukan salah satunya adalah Internalisasi Anti Korupsi untuk seluruh pegawai Kementerian seperti Saya Keluarga Anti Korupsi untuk anggota Dharma Wanita Persatuan dan Kampanye Anti Fraud untuk seluruh satuan kerja Kemendikbudristek, serta Tunas Integritas yang menyasar bagi para CPNS.

Nadiem menerangkan, salah satu terobosan besar yang telah dilakukan Kemendikbudristek adalah melakukan perubahan pada mekanisme Dana Bantuan Operasional Sekolah atau BOS.

Kemudian, kata Nadiem, pihaknya juga mengembangkan Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah) dan Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (ARKAS) sebagai platform yang membantu kepala sekolah dalam pembelanjaan dan pelaporan dana BOS secara lebih aman dan akuntabel.

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri, menerangkan PAKU Integritas telah diselenggarakan sejak tahun 2021. Pada tahun 2021 dan 2022 terdapat 181 orang penyelenggara negara yang hadir dalam rangkaian kegiatan.

KPK melakukan mitigasi salah satunya kajian mitigasi korupsi pada tata kelola penerimaan mahasiswa baru (PMB) tahun 2022 dan 2023.

Kajian tersebut memetakan beberapa kerawanan korupsi yang terjadi dalam tata kelola PMB khususnya jalur mandiri yang disebabkan rendahnya transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola PMB jalur mandiri.

Program pencegahan korupsi lainnya, yaitu Survei Penilaian Integritas (SPI). Pada SPI 2022 Kemendikbudristek meraih skor 78,2 dari skor rata-rata nasional 71,94. Skor ini turun dari sebelumnya di tahun 2021 meraih 79,9.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Tiongkok Pecat Eks Petinggi...
Luar Negeri
Inggris Sumbang Dana 10 Jut...

Festival Lima Gunung Hadirkan Tari Ujungan yang Amat Memukau

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Festival Lima Gunung Hadirk...

Harga Khusus BBM Nelayan Ditetapkan Pemerintah

51 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Harga Khusus BBM Nelayan Di...
Piala Dunia, Menit 20 Spanyol Mendapat Penalti, 1-0

Piala Dunia, Menit 20 Spanyol Mendapat Penalti, 1-0

15 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.