Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berita Gembira, Pencabutan Status Pandemi Covid-19 Tingkatkan Pariwisata

📅 Kamis, 22 Jun 2023, 22:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berita Gembira, Pencabutan Status Pandemi Covid-19 Tingkatkan Pariwisata Doc: ANTARA/Michael Siahaan
Ket. Arsip foto - Wisatawan berfoto di depan Istana Maimun, Medan, Sabtu (22/4/2023), di sela kedatangan mereka setelah laksanakan shalat Idul Fitri 1 Syawal 1444 Hijriah.

Medan - Berita gembira, pengamat ekonomi dari Universitas Sumatera Utara (USU) Wahyu Ario Pratomo mengatakan, pencabutan status pandemi Covid-19 di Indonesia berpotensi meningkatkan penerimaan negara dari sektor pariwisata.

"Kita sempat dua tahun tidak bisa ke mana-mana. Namun sekarang sudah bebas dan itu dimanfaatkan untuk berwisata," ujar Wahyu kepada ANTARA di Medan, Kamis.

Pencabutan status pandemi Covid-19 itu, harus dimanfaatkan dengan baik oleh pemerintah-pemerintah provinsi, termasuk Sumatera Utara.

Menurut Wahyu, untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, pemerintah daerah perlu memerhatikan beberapa hal penting seperti pembangunan infrastruktur dan peningkatan keamanan juga kenyamanan pelancong.

"Jika pariwisata tumbuh, maka sektor lain yang terkait misalnya transportasi, akomodasi, makanan, minuman dan perdagangan juga akan mengikuti," kata dia.

Meski demikian, pria yang juga dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis USU itu mengingatkan bahwa pencabutan status pandemi Covid-19 tidak akan mengembalikan pertumbuhan ekonomi Sumut seperti sebelum pandemi dengan segera.

Wahyu menyebut, pemulihan pertumbuhan ekonomi selalu terjadi perlahan, tidak secepat kejatuhannya.

Sebagai perbandingan, pertumbuhan ekonomi Sumut pada triwulan pertama 2023 adalah 4,87 persen (year on year), sementara pada triwulan pertama 2019 (sebelum pandemi) yaitu 5,30 persen.

"Pertumbuhan ekonomi Sumut itu sekitar 5-5,2 persen. Triwulan pertama 2023 masih lebih rendah tetapi sudah menuju ke normal," tutur Wahyu.

Presiden Joko Widodo resmi mencabut status pandemi Covid-19 dan Indonesia mulai memasuki masa endemi Covid-19, Rabu (21/6).

Keputusan itu, kata Presiden Jokowi, diambil pemerintah dengan mempertimbangkan angka kasus konfirmasi harian Covid-19 yang mendekati nihil.

Presiden mengatakan bahwa hasil sero survei menunjukkan 99 persen masyarakat Indonesia sudah memiliki antibodi Covid-19.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) PBB, kata Presiden Jokowi, juga telah mencabut status "public health emergency of international concern" Covid-19.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.