Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengagetkan, BMKG Catat Terjadi Empat Kali Gempa Tektonik Dangkal di Cirebon

📅 Jumat, 16 Jun 2023, 01:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mengagetkan, BMKG Catat Terjadi Empat Kali Gempa Tektonik Dangkal di Cirebon Doc: ANTARA/Khaerul Izan
Ket. Tangkapan layar- Data gempa bumi yang terjadi di Cirebon, Jawa Barat.

Cirebon - Mengagetkan, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat pada Kamis (15/6) terjadi empat kali gempa bumi dangkal di Cirebon, Jawa Barat, dari pagi hingga sore hari.

"Hasil monitoring BMKG menunjukkan bahwa ada empat kali gempa (di Cirebon dan sekitarnya) yang dapat ditentukan parameter gempanya," kata Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami BMKG Daryono saat dihubungi melalui telepon seluler di Cirebon, Jawa Barat, Kamis.

Menurutnya, gempa bumi yang terjadi di Cirebon merupakan klasifikasi gempa dangkal yang diduga akibat aktivitas Sesar Cirebon.

Ia menjelaskan untuk gempa pertama terjadi pada pukul 06.20.20 WIB magnitudo 2,9 lokasi 6.78 LS - 108.62 BT atau 11 kilometer tenggara Kota Cirebon dengan kedalaman 5 kilometer.

Kemudian untuk gempa susulan, lanjut Daryono, terjadi pada pukul 7.25.19 WIB di lokasi sama magnitudo 3,2 kedalaman 7 kilometer, untuk yang ketiga terjadi pada pukul 07.37.29 WIB kedalaman 7 kilometer.

"Gempa susulan selanjutnya terjadi pada pukul 16.05.57 magnitudo 2.9 lokasi 6.80 LS - 108.62 BT 12 kilometer tenggara Kota Cirebon dengan kedalaman 10 kilometer," tuturnya.

Ia menambahkan dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal yang diduga akibat aktivitas Sesar Cirebon.

Menurutnya, terkait adanya laporan warga yang mengatakan bahwa gempa ini menimbulkan suara dentuman sangat mungkin terjadi karena pusat gempanya yang dangkal.

Adanya proses deformasi batuan bawah permukaan secara tiba-tiba di kedalaman dangkal memang dapat memicu munculnya suara dentuman. Beberapa kasus gempa dangkal yang terjadi di berbagai daerah juga memicu munculnya suara dentuman.

"Cirebon memang termasuk daerah rawan gempa, BMKG mencatat setidaknya Cirebon sudah mengalami gempa merusak sebanyak empat kali yaitu pada tahun 1847, 1853, 1971, dan 2020," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Final Ideal Piala AFF, Vietnam Bersiap Ngluruk ke Thailand
    Preview komentar:
    skuad "gajah perang" sepertinya unggul, mrk diuntungkan sbg ...
  • Airlangga: Indonesia Prioritaskan Transformasi Industri Berbasis Tenaga Surya
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah menargetkan 100 GW tenaga surya ...
  • Badan Pangan Nasional Usul Tambahan 150 Ribu Ton SPHP Jagung Perkuat Peternak Mikro
    Preview komentar:
    Kebijakan strategis Bapanas mengusulkan tambahan 150 ribu ton ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Advertisement
hut ri 81
Daerah
Pengasuh Panti di Surabaya ...

PT KAI Targetkan 1,4 Miliar Pelanggan per Tahun

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI Targetkan 1,4 Miliar...
Advertisement
hut ri 81
Menteri Keuangan: Pembatasan Subsidi BBM untuk Desil 10 Bisa Hemat Anggaran 10 Persen

Menteri Keuangan: Pembatasan Subsidi BBM untuk Desil 10 Bisa Hemat Anggaran 10 Persen

20 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.