Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hadapi Pemanasan Global, Pemkot Palangka Raya Canangkan 30 Kampung Iklim Selama 2023

📅 Jumat, 16 Jun 2023, 01:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hadapi Pemanasan Global, Pemkot Palangka Raya Canangkan 30 Kampung Iklim Selama 2023 Doc: ANTARA/Rendhik Andika
Ket. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah Hera Nugrahayu (dua kiri) saat pengukuhan Profesor Dr Bulkani sebagai Guru Besar Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMPR) di Palangka Raya, Rabu (14/6/2023).

Palangka Raya - Antisipasi pemanasan global. Pemerintah Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mencanangkan 30 kampung Program Kampung Iklim (ProKlim) selama 2023 guna meningkatkan sinergi, aksi, adaptasi dan mitigasi perubahan iklim dengan melibatkan masyarakat dan pemangku kepentingan lain.

"Kita dorong lagi agar semua kelurahan yang ada di Kota Palangka Raya membentuk kampung iklim. Tahun ini targetnya kita canangkan sebanyak 30 Kampung Iklim," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu di Palangka Raya, Kamis.

Ia mengatakan, pihaknya melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya juga terus melakukan penguatan dalam rangka mewujudkan Kampung Iklim di wilayah "Kota Cantik".

Salah satunya, lanjut dia, seperti yang telah dilakukan DLH Palangka Raya yang menggelar sosialisasi program Kampung Iklim. Sasaran kegiatan itu seperti unsur pemerintah kecamatan, kelurahan dan ketua RT dan RW.

"Kami juga akan terus berkoordinasi dengan camat dan lurah se-Kota Palangka Raya untuk mendeteksi wilayah yang cocok untuk dicanangkan sebagai kampung ProKlim. Kemudian diusulkan ke pemerintah pusat," kata Hera.

Kepala DLH Kota Palangka Raya, Achmad Zaini menambahkan, pihaknya juga terus berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat terkait dampak yang ditimbulkan akibat dari perubahan iklim.

"Sehingga, seluruh pihak terdorong untuk melaksanakan aksi nyata yang dapat memperkuat ketahanan masyarakat menghadapi perubahan iklim serta memberikan kontribusi terhadap upaya pengurangan emisi gas rumah kaca," kata Zaini.

Dia mengatakan, Kota Palangka Raya sebagai salah satu kota terluas di Indonesia memiliki tiga wajah yakni wajah hutan, perkotaan dan perdesaan.

Kondisi alam di Palangka Raya saat ini juga masih didominasi kawasan hutan hijau. Untuk itu, seluruh pihak juga harus menjaga dan melestarikan alam guna menjaga kestabilan iklim secara luas.

Pemerintah Ibu Kota Provinsi Kalteng ini juga terus meningkatkan dan menambah fasilitas penunjang pada kawasan binaan program kampung iklim wilayah binaan program nasional tersebut semakin diperluas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.