Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Teten: Pemerintah Gencarkan Kemitraan UMKM dengan Industri Besar

📅 Kamis, 15 Jun 2023, 06:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Teten: Pemerintah Gencarkan Kemitraan UMKM dengan Industri Besar Doc: kemenkopukm.go.id

Menteri Koperasi dan UKM RI, Teten Masduki, menyebutkan pemerintah menggencarkan kemitraan antara usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dengan industri besar agar produk pelaku sektor tersebut dapat masuk ke pasar global.

"Kami tidak ingin UMKM berusaha sendiri-sendiri. Kami ingin produk UMKM terintegrasi dengan rantai pasok industri, sekecil apapun diarahkan ke industri," kata Teten Masduki pada konferensi pers peluncuran peringatan Hari Koperasi dan Hari UMKM Nasional Tahun 2023 di Solo, Jawa Tengah, Rabu (14/6)

Teten mengatakan kemitraan antara UMKM dengan industri besar terjadi di banyak negara, seperti Tiongkok, Korea Selatan dan Jepang. "Jadi industri maju, UMKM juga maju. Ini baru 7 persen UMKM kami yang terhubung di rantai pasok," kata dia.

Meski tidak menargetkan angka pasti kenaikan prosentase UMKM yang terhubung dengan industri besar, pihaknya tengah melakukan uji coba atau program percontohan.

"Misalnya dengan industri jamu, Bintang Toedjoe, Sido Muncul, karena UMKM kami juga banyak di sektor pertanian. Ada lagi dengan koperasi di Ciwidey sudah menghubungkan para petani dengan supermarket modern, sekarang mereka sudah standardisasi produknya," kata dia.

Teten juga mencontohkan petani pisang di Lampung yang sudah terhubung dengan pemasok industri sehingga sudah bisa melakukan ekspor.

Upaya lain yang dilakukan oleh pemerintah, diantaranya mendorong kerja sama UMKM dengan BUMN dan perusahaan swasta. Selain itu juga ada kebijakan insentif pajak untuk UMKM yang bermitra dengan industri. Pihaknya juga berupaya menanamkan pola pikir kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah agar mengarah ke industri.

"Termasuk standardisasi produk harus industrial standar, kalau tidak UMKM hanya mendominasi di sektor kuliner," kata dia.

Sementara itu, terkait dengan peringatan Hari Koperasi dan Hari UMKM Nasional Tahun 2023 yang akan diselenggarakan pada Agustus, menurut Teten, merupakan bentuk apresiasi pemerintah terhadap UMKM yang sudah berperan besar bagi perekonomian negara.

"Ulang tahun ini juga jadi ajang promosi, termasuk nanti kami lakukan business matching, ada buyer, potensial investor. Termasuk jadi ajang promosi untuk menunjukkan kemajuan di bidang UMKM. Kami juga mengundang asosiasi UMKM, e-commerce, lembaga pembiayaan," kata dia. Ant/And

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

57 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.