Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KKP Gandeng KTNA Perkuat Program Gemarikan dan Promosi Produk Perikanan

📅 Kamis, 15 Jun 2023, 16:48 WIB | Oleh:
KKP Gandeng KTNA Perkuat Program Gemarikan dan Promosi Produk Perikanan Doc: Istimewa.
Ket. Kegiatan Pekan Nasional (Penas) ke-XVII dalam sesi Temu Wicara dengan Pejabat Negara di Auditorium Universitas Negeri Padang (UNP) Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengajak Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) mendukung dan menyukseskan Program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) serta memposisikan produk perikanan dan kelautan Indonesia sebagai penyuplai utama pangan dunia.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) Rudi Alek Wahyudin, mewakili Kepala BRSDM, pada Kegiatan Pekan Nasional (Penas) ke-XVII dalam sesi Temu Wicara dengan Pejabat Negara di Auditorium Universitas Negeri Padang (UNP) Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

"Seperti yang kita ketahui, kebutuhan protein saat ini masih didominasi produk peternakan. Dengan meningkatnya kebutuhan protein dunia hingga 70 persen pada tahun 2050 (sumber: FAO), maka produk perikanan dan kelautan dirasa dapat menjadi sumber protein yang paling efisien dan berkelanjutan," kata Rudi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (15/6)

Dia menambahkan pihaknya menilai produk perikanan dan kelautan dapat menjadi penyuplai utama sumbangsih pangan dunia jika melihat masih tingginya potensi pasar perikanan yang terus meningkat.

Lebih lanjut, Rudi menjelaskan potensi perikanan di laut, daratan, serta budidaya, menjadi modal utama Indonesia dalam menyukseskan produk perikanan dan kelautan sebagai penyuplai pangan dunia. Hal tersebut selaras dengan visi Indonesia menjadi lumbung pangan dunia, yang diwujudkan melalui kemandirian pangan berkelanjutan melalui penguatan potensi dan posisi tawar yg dimiliki.

"Kami meminta dukungan kolaborasi dari rekan-rekan KTNA yang hadir sebagai perwakilan dari seluruh wilayah di Indonesia, untuk dapat menyukseskan Gemarikan sehingga tingkat konsumsi ikan kita bisa meningkat, dan mendukung peningkatan kecerdasan anak-anak kita dari Sabang sampai Merauke dengan mengonsumsi ikan. Kita mempunyai potensi yang besar untuk tuna, udang, hingga rumput laut, tentu hal tersebut dapat menjadi substitusi kebutuhan protein," jelasnya.

Rudi juga menekankan, sejalan dengan mewujudkan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia melalui sektor keluatan dan perikanan, KKP memiliki lima Program Prioritas Berbasis Ekonomi Biru, yang menyeimbangkan antara aspek lingkungan dan aspek ekonomi.

Dalam mendukung terwujudnya Program Program Prioritas Berbasis Ekonomi Biru, BRSDM sendiri memiliki dua Program Strategis BRSDM KP dalam penyiapan SDM unggul, dinamis dan bertalenta global, yakni Vocational Goes to Actors (Voga) dan Smart Fisheries Village (SFV).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Final Asean Cup Bakal Meled...
Megapolitan
Boleh Juga Jalan-jalan ke K...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.