Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Akademisi UIN Sebut Kesadaran Lingkungan Mulai Meningkat di Masyarakat

📅 Senin, 12 Jun 2023, 17:10 WIB | Oleh:
Akademisi UIN Sebut Kesadaran Lingkungan Mulai Meningkat di Masyarakat Doc: ANTARA-Humas UIN Yogyakarta
Ket. Aksi bersih pantai di Pantai Goa Cemara Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, oleh para mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Minggu (11/6).

YOGYAKARTA -- Akademisi yang juga Dosen Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta Kalijaga Eka Sulistyowati menyatakan bahwa seiring dengan meningkatnya ancaman perubahan iklim, kesadaran lingkungan mulai meningkat di berbagai kalangan masyarakat.

"Dan sebagai kampanye kesadaran lingkungan berbagai jargon sudah dipopulerkan, termasuk jargon 3R yaitu 'Reduce, Reuse, dan Recycle'," kata dia dalam diskusi bertema "Konflik Sosial-Ekologi di Indonesia" di Pantai Goa Cemara Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, sebagaimana keterangan tertulis Humas UIN Yogyakarta di Yogyakarta, Senin.

Namun demikian, kata dia, bagi sebagian ahli ekologi, kampanye 3R sudah tidak cukup untuk menangani permasalahan lingkungan.

"'Reduce dan recycle' dianggap permisif terhadap bertambahnya jumlah sampah. Oleh karenanya, kampanye 3R harus diubah menjadi 'reuse, reuse, reuse'. Dengan pemakaian ulang terus-menerus, persoalan sampah akan bisa dikendalikan," katanya.

Eka yang baru saja menyelesaikan disertasi tentang ekologi di Gunung Kidul, DIY juga, menyebut bahwa persoalan lingkungan yang muncul di antaranya diakibatkan oleh perdebatan antara pertimbangan ekologi dan pertimbangan ekonomi yang tidak pernah selesai.

"Pertimbangan ekonomi yang berorientasi pada kepentingan manusia (antroposentris) acapkali mengalahkan pertimbangan ekologi," katanya.

Dosen mata kuliah Konflik dan Rekonsiliasi Sosial di Prodi Sosiologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Achmad Uzair mengatakan keadilan yang menjadi prinsip pengambilan kebijakan publik seharusnya juga memasukkan pertimbangan keadilan ekologi.

"Bila masuk sebagai pertimbangan, keadilan ekologi akan mengimbangi dominasi kepentingan ekonomi dengan pertimbangan-pertimbangan lain yang lebih partisipatoris dan berkelanjutan," katanya.

Diskusi yang diselenggarakan di Pantai Goa Cemara dan diikuti puluhan peserta tersebut, diawali dengan kegiatan aksi bersih pantai sebagai komitmen menjaga ekosistem lingkungan. Dari aksi tersebut, peserta mengumpulkan sampah berasal dari kemasan konsumsi seperti botol, gelas plastik dan sedotan.

Ketua Program Studi Sosiologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Muryanti mengatakan aksi bersih sampah pantai diselenggarakan untuk menambahkan kepekaan dan kepedulian mahasiswa dalam menjaga kelestarian lingkungan, terutama di sekitar pantai.

"Kami tidak hanya mendukung kegiatan-kegiatan mahasiswa yang bersifat akademis murni, tetapi juga yang memiliki dimensi pengabdian masyarakat. Di Prodi Sosiologi, kegiatan semacam ini adalah bagian dari program merdeka belajar," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.