Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kasus Pembunuhan Penyanyi Pro-Junta Militer Sebarkan Ketakutan di Antara Selebritas Myanmar

📅 Jumat, 09 Jun 2023, 19:20 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Kasus Pembunuhan Penyanyi Pro-Junta Militer Sebarkan Ketakutan di Antara Selebritas Myanmar Doc: FACEBOOK/LILY NAING KYAW
Ket. Lily Naing Kyaw berfoto dengan juru bicara militer Myanmar, Jenderal Zaw Min Tun,

YANGON - Penyanyi Myanmar, Lily Naing Kyaw, meninggal dunia di sebuah rumah sakit Yangon, sepekan setelah ditembak di kepala. Peristiwa itu diduga dilakukan oleh orang-orang bersenjata yang menentang junta militer yang diperjuangkannya.

Kematiannya tidak hanya mengejutkan para pendukung junta militer tetapi juga para selebritis yang bekerja dengan media pro-militer.

Perempuan berusia 58 tahun itu diketahui dekat dengan para pemimpin junta yang merebut kekuasaan pada 2021 sekaligus menjerumuskan negara tersebut ke dalam perang sipil. Dia juga dituduh sebagai informan junta.

Dua pria telah ditangkap dan dituduh membunuh Lily. Mereka disebut-sebut tergabung dalam kelompok gerilya yang menentang militer. Beberapa jam setelah penangkapan mereka, dua kerabat dari salah satu pria tersebut telah dibunuh sebagai pembalasan.

Pembunuhan Lily adalah aksi terbaru dalam rangkaian pembunuhan terhadap sosok-sosok terkenal yang mendukung junta militer Myanmar. Empat hari sebelum dia diserang, seorang tokoh nasionalis terkenal sekaligus pendukung militer, Tint Lwin, ditembak di kepalanya hingga tewas saat berada di sebuah kedai teh di Kota Yangon. Padahal, sejak musim panas tahun lalu, dia selalu bersembunyi setelah selamat dari aksi penembakan.

Lily Naing Kyaw menjadi sasaran pada 30 Mei sore saat memarkir kendaraan di luar rumahnya di Distrik Yankin, Kota Yangon. Laporan menyebutkan dia telah dibunuh, setelah foto dirinya tertelungkup di mobil tersebar ke media sosial. Dia dibawa ke rumah sakit dalam kondisi kritis dan tetap koma sampai dia meninggal pada 6 Juni. Kepada BBC, keluarga Lily mengkonfirmasi kematian penyanyi itu.

Sebuah pernyataan pemerintah menyebutkan, peristiwa yang dialami Lily sebagai penembakan tidak manusiawi terhadap seorang perempuan tak bersalah.

Sebanyak 17 organisasi pro-junta mengeluarkan pernyataan mengutuk pembunuhan itu. Ma Ba Tha, sebuah organisasi Buddha nasionalis garis keras, menuntut keamanan yang lebih baik.

Setelah penembakan terhadap Lily, sebanyak dua pria ditangkap dan dituduh sebagai pelaku penembakan. Mereka disebut sebagai anggota Satuan Tugas Khusus, sebuah kelompok perlawanan bersenjata yang berbasis di Yangon.

Salah satu pria, Kaung Zar Ni Hein, diidentifikasi dari rekaman CCTV. Seorang lainnya bernama Kyaw Thura.

Para tersangka berada di tahanan menunggu persidangan dan militer mengeklaim mereka telah mengakui keterlibatan dalam aksi penembakan terhadap Lily.

Militer juga menuduh pemimpin mahasiswa terkemuka, D Nyein Lynn, berada di balik penembakan itu.

Pada malam penangkapan kedua pria itu, ibu dan sepupu Kaung Zar Ni Hein ditembak mati di rumah mereka di Yangon. Adik laki-laki dan perempuannya berhasil melarikan diri. "Pasukan keamanan melindungi mereka dari orang-orang bersenjata," menurut saluran pro-militer.

Tidak ada konfirmasi secara independen atas laporan tersebut atau siapa yang menyerang keluarga tersebut. Tidak ada kelompok yang mengeklaimnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

45 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.