Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pangan Tangerang Aman hingga Idul Adha

📅 Kamis, 08 Jun 2023, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pangan Tangerang Aman hingga Idul Adha Doc: ANTARA/Azmi
Ket. Ilustrasi - Ketersediaan pangan beras di Kabupaten Tangerang.

TANGERANG - Sampai memasuki Idul Adha, ketersediaan pangan Tangerang aman.

"Jadi, untuk pangan, Bulog akan memenuhi kebutuhan masyarakat sampai dengan Idul Adha. Sekarang pun kita sedang menyalurkan bantuan sosial atau pangan," kata Kepala Bulog Divisi Regional Tangerang, Omar Syarif, Rabu (7/6).

Omar menuturkan berdasarkan pengadaan Bulog untuk komoditas beras, sekarang tersedia 7.000 ton. Maka, dengan kondisi tersebut bisa mencukupi hingga Idul Adha.
"Dengan stok sebanyak itu, cukup untuk persediaan guna bantuan sosial atau kebutuhan lainnya seperti operasi pasar," jelasnya.

Selain beras, stok pangan lainnya seperti gula pasir dan terigu. Semua tetap tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Salah satunya seperti stok gula pasir di gudang Bulog kini mencapai 10 ton. Begitu juga minyak goreng dan tepung terigu. Semua aman terkendali.

"Gula juga ada stok kurang lebih 10 ton. Tapi kalau untuk telur kita tidak memiliki stok," ujarnya. Dia menyampaikan, dalam menjaga stabilitas harga terhadap kebutuhan pangan, akan melaksanakan program ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga (KPSH). Caranya, menambah pasokan beras ke pasaran melalui kerja sama antarpemda.

Pelaksanaan program KPSH, lanjutnya, ditunjang sejumlah kebijakan untuk melancarkan harga, sehingga tidak ada gejolak di tingkat konsumen. "Tapi kalau memang ada indikasi kenaikan harga, biasanya akan kerja sama dengan pemda setempat untuk operasi pasar. Ini terutama untuk kebutuhan-kebutuhan seperti gula dan minyak goreng," ungkapnya.

Omar juga menambahkan, untuk regional Banten dan DKI Jakarta dalam waktu dekat bakal kembali menerima tambahan cadangan pangan. Ini khususnya untuk beras guna pengendalian harga. "Ya, nanti ada pemasukan beras khususnya Tangerang, Banten dan Jakarta. Jadi kalau beras kita pastikan terkendali," jelasnya.

Sementara itu, warga dari kalangankeluarga miskin Kabupaten Lebak, Banten kembali menerima bantuan beras dari pemerintah untuk memenuhi ketersediaan pangan.

"Kami bersyukur menerima bantuan beras sebanyak 10 kilogram. Sebelumnya juga ada pada bulan April lalu," kata Ujang (45), warga Kelurahan Muara Ciujung Timur, Kabupaten Lebak.

Program bantuan pangan tersebut untuk meringankan beban ekonomi kalangan keluarga. Saat ini, harga beras jenis medium KW 1 di pasaran mencapai 12.500/kilogram. Beras KW 2 11.200/kilogram, sedangkan untuk beras KW 3 sseharga 10.000/kilogram.

Ujang menyatakan gembira karena menerima bantuan beras 10 kilogram yang digulirkan melalui program pemerintah. Bantuan beras itubisa memenuhi kebutuhan keluarganya selama dua pekan. "Kami pagi-pagi sudah berangkat ke Kantor Kelurahan Rangkasbitung Timur bersama ratusan warga lainnya mengantrepengambilan beras," katanya.

Seorang warga miskin setempat lainnya dari Kecamatan Cimarga, Yati(50), mengaku menerima bantuan beras 10 kilogram dengan mengambil di kantor desa setempat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.