Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Viral, Gunung Everest Ditutupi 'Lautan' Sampah

📅 Senin, 05 Jun 2023, 06:51 WIB | Oleh:

Sampah yang dapat dibakar - 25.866 kilogram
Kotoran manusia - 22.803 kilogram
Limbah dapur - 6.079 kilogram
Sampah yang tidak dapat dibakar - 5.291 kilogram

Pada 2022, Angkatan Darat Nepal dilaporkan mengumpulkan sekitar 34 metrik ton limbah dari Everest dan pegunungan lainnya sebagai bagian dari kampanye Clean Mountain. Total sampah yang terkumpul meningkat dari 10 metrik ton pada 2019 dan 27,6 metrik ton pada 2021.

Dalam keterangan videonya di Instagram, Tenzi Sherpa mencatat bahwa kampanye Clean Mountain, yang telah berlangsung selama bertahun-tahun, melakukan "upaya yang baik" untuk membantu membersihkan Everest.

Namun, dia menilai upaya tersebut belum cukup. Dia mengatakan kepada Newsweek bahwa "masalah besar sampah di Everest" semakin "memburuk" dan skema deposit pemerintah tidak efektif.

"Akan sulit" untuk membersihkan Everest karena pendaki dan perusahaan "selalu" meninggalkan sampah mereka, catat pemandu itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.