Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rumah Relokasi Penyintas Gempa Menunggu Pemasangan Listrik dan Air

📅 Senin, 05 Jun 2023, 20:31 WIB | Oleh:
Rumah Relokasi Penyintas Gempa Menunggu Pemasangan Listrik dan Air Doc: ANTARA/Ahmad Fikri
Ket. Rumah relokasi untuk penyintas gempa di Desa Munisari, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tuntas dibangun Kementerian PUPR.

CIANJUR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Jawa Barat, memastikan rumah relokasi di Desa Munisari, Kecamatan Mande, sebanyak 151 unit dapat segera ditempati warga korban gempa atau penyintas gempa setelah Kementerian PUPR menuntaskan pemasangan listrik dan air bersih.

Juru Bicara Bencana Gempa Cianjur, Budi Rahayu Toyib di Cianjur, Senin, mengatakan pembangunan rumah relokasi sebanyak 151 unit untuk warga korban gempa di Kecamatan Mande, sudah selesai dilakukan Kementerian PUPR, namun belum diserahkan ke Pemkab Cianjur.

"Sejumlah kendala masih dicarikan solusinya seperti listrik belum selesai terpasang 100 persen, sarana air bersih belum tersedia karena sudah dicoba membuat sumur bor di tiga titik tapi belum berhasil mengeluarkan air," katanya.

Pihaknya berharap sejumlah kendala yang masih kurang dapat segera terpenuhi agar seratusan lebih calon penghuni dapat meninggalkan tenda atau hunian darurat yang sudah sejak enam bulan terakhir mereka tempati.

Rencana Kementerian PUPR, tutur Budi, akan menyerahkan kunci 151 rumah relokasi pada akhir Mei, namun belum dapat dilakukan karena sejumlah kendala tersebut, sehingga calon penerima yang merupakan warga Kecamatan Sarampaddan Kecamatan Cugenang terpaksa harus menunggu.

"Seratusan lebih warga yang sudah sepakat untuk direlokasi dari pusat gempa Cugenang itu, tidak mendapat bantuan dana stimulan, mereka masih tinggal di tenda dan hunian darurat, sudah pasti ingin segera menempati rumah barunya," kata Budi.

Pemerintah daerah berharap akhir bulan Juni seluruh sarana dan prasarana penunjang sudah terpasang, sehingga warga korban gempa yang sudah lama menunggu segera menempati rumah baru di Kecamatan Mande.

"Kita targetkan di akhir bulan Juni mereka sudah bisa menempati rumah relokasi. Kami akan terus berkomunikasi dengan pihak kementerian agar warga korban gempa tidak lagi tinggal di dalam tenda atau hunian darurat," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.