Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

LCT Indonesia dengan Empat Negara Mitra Capai 4,1 Miliar Dollar AS pada 2022

📅 Senin, 05 Jun 2023, 16:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
LCT Indonesia dengan Empat Negara Mitra Capai 4,1 Miliar Dollar AS pada 2022 Doc: ANTARA/ Bayu Saputra
Ket. Gubernur BI Perry Warjiyo saat menyampaikan pemaparan dalam Raker DPR RI Komisi XI di Jakarta, Senin (5/6/2023).

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mengatakan total nilai transaksi menggunakan mata uang lokal atau Local Currency Transaction (LCT) Indonesia dengan empat negara mitra dagang mencapai 4,1 miliar dollar AS pada 2022.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Wijayanto menilai, angka tersebut meningkat lebih dari 10 kali lipat dibandingkan awal implementasinya pada 2018 yang tercatat hanya 348,5 juta dollar AS.

"Total nilai transaksi Indonesia dengan empat negara mitra yang sedang berjalan, totalnya pada 2022 mencapai sekitar 4,1 miliar dollar AS. Ini menggunakan mata uang lokal, jadi tidak melalui dollar," kata Perry di Jakarta, Senin (5/6).

Empat negara mitra yang dimaksud yakni Tiongkok, Malaysia, Thailand, dan Jepang.

Lebih lanjut, Perry menjelaskan awal Mei lalu Indonesia telah teken kerjasama perdagangan menggunakan transaksi lokal dengan Korea Selatan sebagai upaya menuju de-dollarisasi. Pemerintah akan terus masih akan terus memperluas kerjasamanya dalam penggunaan LCT dengan beberapa negara lainnya, salah satunya adalah Singapura.

"Kami akan memperluas kerja sama dengan berbagai negara mitra termasuk dengan Singapura pada tahun lalu, kami sudah menandatangani kerjasama dengan Korea Selatan juga pada dua bulan yang lalu dan terus memperluas dengan negara-negara yang lain," ujarnya.

Adapun LCT merupakan kerja sama Indonesia dengan beberapa negara mitra dagang lainnya untuk sepakat menggunakan mata uang lokal masing-masing negara untuk perdagangan maupun transaksi pembayaran. Dengan demikian, transaksi kedua negara, tidak perlu lagi dikonversi ke dollar AS.

Agenda perluasan LCT tersebut menjadi pembahasan utama para pemimpin negara dalam perhelatan KTT ke-42 Asean di Labuan Bajo awal bulan lalu.

Para pemimpin negara Asean mendukung kerja sama lebih lanjut untuk mempromosikan LCT dan peran otoritas keuangan untuk mengurangi kerentanan dari volatilitas eksternal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.