Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ekstasi Diproduksi di Perumahan Mewah

📅 Sabtu, 03 Jun 2023, 04:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ekstasi Diproduksi di Perumahan Mewah Doc: ANTARA/Azmi Samsul Maarif
Ket. Kabareskrim Polri Komjen Pol. Agus Andriyanto saat memaparkan hasil ungkap kasus pabrik ekstasi jaringan internasional di Tangerang, Banten, Jumat (2/6).

TANGERANG - Pabrik ekstasi skala besar jaringan internasional di kawasan Perumahan mewah, Lavon Swan City Cluster Escanta 2 Nomor 5 KP Kawaron Girang, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Jumat (2/5).

Kepala Bareskrim Polri Komisaris Jenderal Polisi Agus Andriantodalam konferensi pers di Tangerang, menjelaskan bahwa dalam pengungkapan kasus tersebut, penyidik mengamankan empat tersangka. Mereka satu jaringan dalam pembelian bahan baku dan memproduksi ekstasi.

"Untuk total tersangka yang diamankan ada empat. Mereka berinisial TH, N, MR, dan ARD," jelas Agus. Ada dua tersangka lagi masih dalam DPO (daftar pencarian orang). Polri akan mengambil langkah-langkah pengembangan bersama tim gabungan dengan asal pembuatan ekstasi di Jawa Tengah dan Banten.

Agus menjelaskan pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi Kantor Bea Cukai terkait masuknya alat-alat produksi sejenis obat-obatan melalui jasa pengiriman barang. Kemudian, Polri langsung koordinasi tim gabungan Polri untuk mengembangkan dengan caracontrol delivery kepemilikan barang tersebut.

"Begitu datang, barang tadi langsung dilakukan tindak lanjut dengan melakukancontrol deliveryoleh tim gabungan," ujarnya. Dari hasil pengembangan, diketahui barang ini dikirim ke wilayah Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang. Bareskrim Polri kemudian menginstruksikan tim Ditresnarkoba Polda Banten melakukan langkah pengungkapan kasus tersebut.

"Di Tangerang dua tersangka, TH dan N, berhasil diamankan. Barang buktinya, ineks atau ekstasi warna oranye 517 butir," tuturnya. Kedua tersangka yang diamankan di Tangerang merupakan residivis. Kasusnya sama dengan bertindak sebagai pembuat/produksi dari barang ekstasi, sedangkan jalur barang masih diselidiki. "Pelaku ini memang napi. Jadi kemungkinan mereka sudah lebih pintar. Belajarnya di penjara," jelas Agus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.