Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wisata Industri Bekasi Resmi Diluncurkan

📅 Selasa, 30 Mei 2023, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wisata Industri Bekasi Resmi Diluncurkan Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan meluncurkan program wisata industri di Gedung Graha Pariwisata Kabupaten Bekasi, Senin (29/5). Hal ini ditandai dengan pengibaran bendera oleh Dani,

BEKASI - Proyek wisata industri untuk mengembangkan perekonomian daerah melalui sektor kepariwisataan resmi mulai diluncurkan Pemkab Bekasi. Program ini sekaligus menjadi media edukasi masyarakat.

"Melalui program wisata industri, para pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum dapat melihat etos kerja perusahaan industri dalam menghasilkan produk berkualitas tinggi. Ini bisa menjadi contoh disiplin dalam sebuah pembelajaran," tandas Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan, Senin (29/5).

Program terdekat sudah diatur kunjungan sampai akhir tahun. Akan ada kunjungan para pelajar dari berbagai sekolah untuk mendukung program dinas pendidikan outing class (belajar di luar). Dia menyatakan sudah ada tujuh perusahaan siap bekerja sama mendukung program wisata industri dan terus ditingkatkan minimal hingga 20 perusahaan periode tahun ini.

Perusahaan tersebut bergerak di sejumlah sektor antara lain otomotif, makanan, minuman, serta alat berat dan fesyen. Pemerintah Kabupaten Bekasi juga platform digital dalam bentuk situs internet yang bisa diakses masyarakat dengan menyediakan berbagai menu pilihan tujuan wisata.

"Dari situ nanti ada menu, mau perusahaan apa, kelompok industri apa. Ada 13 operator yang siap mengarahkan dan melayani tujuan para wisatawan," katanya. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi, Iyan Priyatna, menuturkan, program ini diyakini berdampak positif untuk sektor kepariwisataan Kabupaten Bekasi.

Selain pemberian edukasi terkait cara produksi perusahaan, program tersebut juga dinilai mampu meningkatkan ekonomi masyarakat sekaligus pendapatan asli daerah. "Ini bisa juga menjadi edukasi pelajar, mahasiswa, serta masyarakat umum tentang produksi perusahaan seperti apa, sekaligus meningkatkan pendapatan daerah," katanya.

Sementara itu, Kabid Destinasi dan Industri Pariwisata pada Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi, Bramantio Soewarno, meyakini ini mampu menjadi program unggulan Bekasi, bahkan nasional dalam beberapa tahun mendatang. Dia menyebut wisata industri sebagai wujud sinergitas pemerintah daerah bersama manajemen perusahaan, pengelola kawasan industri, pelaku usaha ekonomi kreatif, asosiasi penyelenggara perjalanan wisata, dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI).

Jadi disinergikan, misalnya, paket wisata mulai dari menentukan destinasi perusahaan yang akan dikunjungi, tempat makan, hotel, dan destinasi berikutnya. Ketua Badan Pengurus Cabang PHRI Kabupaten Bekasi, Tuti Nurcholifah Yasin, siap mendukung pemerintah daerah dalam mengoptimalkan program kemitraan sektor pariwisata berbasis industri.

"Kami mengambil peran dari segi pemakaian usaha travel, tempat makan, maupun penyewaan kamar penginapan. Kami melihat sejauh ini industri pariwisata belum mampu bangkit terlalu jauh usai pandemi. Ini akan jadi salah satu pendongkrak kebangkitan," jelasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.