Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KemenPPPA Berikan Pendampingan kepada 17 Anak Korban Kekerasan Seksual di DIY

📅 Selasa, 30 Mei 2023, 16:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
KemenPPPA Berikan Pendampingan kepada 17 Anak Korban Kekerasan Seksual di DIY Doc: antarafoto
Ket. Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak KemenPPPA, Nahar

JAKARTA - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) memastikan melakukan pendampingan psikologis dan hukum terhadap 17 anak yang menjadi korban kekerasan seksual yang dilakukan BM (54), seorang warga Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

"UPT PPA Provinsi DIY telah memberikan pendampingan psikologi dan pendampingan hukum bersama dengan UPT PPA masing-masing domisili korban," kata Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak KemenPPPA, Nahar saat dihubungi di Jakarta, Selasa (39/5).

UPT PPA juga masih mendalami kondisi para korban. "Masih didalami. Tetapi, kebutuhan klien terkait pendampingan hukum, pendampingan psikologi, dan pemeriksaan psikologi terhadap korban guna memberikan hasil pemeriksaan yang mendukung proses penyidikan terus diupayakan," kata Nahar.

Sebelumnya, Polda DIY menangkap BM atas dugaan kekerasan seksual terhadap anak-anak.

Hingga saat ini, korban berjumlah 17 anak dengan rentang usia 13 hingga 17 tahun. Dari hasil penyelidikan, diketahui BM merayu anak-anak tersebut dengan imbalan sejumlah uang.

BM melakukan kekerasan seksual terhadap para korban di sebuah apartemen di Kabupaten Sleman, dan merekam-nya menggunakan ponsel, dengan alasan untuk koleksi pribadi.

Kasus ini terungkap setelah seorang guru memeriksa ponsel milik murid yang sering membolos sekolah dan menemukan percakapan yang membahas foto-foto tidak senonoh.

Guru tersebut selanjutnya melaporkan temuan ini ke polisi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

53 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

56 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.