Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Kota Bandung Diimbau Kurangi Penggunaan Plastik Sekali Pakai

📅 Selasa, 21 Apr 2026, 16:15 WIB | Oleh:
Warga Kota Bandung Diimbau Kurangi Penggunaan Plastik Sekali Pakai Doc: antara foto
Ket. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan

KOTA BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, Jawa Barat, mengimbau masyarakat untuk mulai mengurangi penggunaan plastik sekali pakai seiring kenaikan harga plastik yang signifikan.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengungkapkan harga plastik mengalami kenaikan hingga hampir 10 kali lipat akibat peningkatan harga bahan baku petrokimia yang dipengaruhi kondisi global.

“Plastik merupakan turunan dari produk petrokimia yang bergantung pada minyak bumi dan gas. Ketika harga energi meningkat, produksi menurun dan harga plastik ikut naik,” kata Wali Kota Muhammad Farhan di Bandung, Selasa (21/4).

Ia menyarankan masyarakat membawa kantong belanja sendiri sebagai pengganti plastik kresek serta membawa kontainer makanan guna mengurangi penggunaan wadah plastik.

Selain karena harga yang semakin mahal, kata dia, langkah tersebut juga dapat membantu mengurangi timbulan sampah di Kota Bandung.

Farhan mengungkapkan harga plastik mengalami kenaikan signifikan hingga beberapa kali lipat dalam waktu singkat.

“Biasanya sekitar Rp15 ribu sekarang bisa mencapai Rp40 ribuan per paket,” kata dia.

Ia menambahkan kenaikan harga tersebut turut berdampak pada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya di sektor kuliner berbasis layanan bawa pulang (take away).

Pemkot Bandung, kata dia, akan segera berkoordinasi dengan distributor untuk memastikan penyebab kenaikan harga dan mencari solusi yang tepat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

32 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

58 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.