Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Melalui Program Wirausaha Mantapreneur, Bank Mandiri Taspen Pacu Semangat Hidup Para Pensiunan

📅 Minggu, 28 Mei 2023, 08:44 WIB | Oleh:

Madu Kelancang dengan merek D'Best produksinya sudah dalam bentuk kemasan lengkap dengan perijinan dan label halal dari MUI. Harga jualnya ada yang 120 ribu untuk kemasan botol ukuran 100 mililiter, dan yang 200 mililiter dijual Rp.120 ribu.

"Madunya itu sudah dikemas. dan sampai sekarang sudah ada izin yang lengkap dan ada label halal." ujarnya.

Wayan sangat berterima kasih kepada Bank Mandiri Taspen, atas program wirausaha Mandiri yang dinilainya sangat bermanfaat bagi para pensiunan. Berkat bantuan Bank Mandiri Taspen, lanjutnya dia bisa mengembanka usaha budidaya madu miliknya.

"Saya ucapkan terima kasih. Saya mendapatkan pengalaman untuk mengembangkan usaha saya. Mudah-mudahan saya berharap dengan adanaya pertemuan (wirausaha Mantapreneur Naik Kelas), kita saling mengisi antar daerah, saling berbagi pengalaman," pungkasnya.

Janda Pensiunan Ikut Rasakan Manfaat Wirausaha Mantapreneur

Manfaat program wirausaha Bank Mandiri Taspen ini juga dirasakan oleh Rosmilawati, seorang janda pensiunan. Ros baru bergabung di komunitas wirausaha Mandiri di tahun 2021 akhir untuk mengembangkan usaha roti yang mulai dirintisnya sejak awal covid di tahun 2020.

"Saya memutuskan bergabung dengan Bank Mandiri Taspen itu kurang lebih satu tahun yang lalu. Kenapa saya bergabung, karena ingin perluasan usaha. Karena banyak informasi yang saya dapat jika bergabung dengan wirausaha Mantapreneur Bank Mandiri Taspen, banyak kemudahannya," ujarnya.

Dia menuturkan, informasi tetang wirausaha Mantapreneur juga didapat dari pihak Bank Mandiri Taspen Cabang Cibinong, Kabupaten Bogor yang menghubunginya. Ros mengaku, sebagai pelaku wirausaha, dirinya membutuhkan dana dan Bank Mandiri Taspen menurutnya pilihan yang tepat.

"Saya sebagai wirausaha itu pasti membutuhkan dana saya sangat selektif. Saya sampai berdoa, saya pengen mendapatkan dana itu tetapi maunya yang harus berfungsi dengaan baik dan akhirnya memutuskan untuk memilih Bank Mandiri Taspen," katanya.

Proses untuk peminjaman dana dari Bank Mandiri Taspen menurut Ros sangat mudah dan cepat, dan tidak sampai satu minggu dana pinjaman usahanya cair.

"Waktu itu yang menangani itu dari KJP Cibinong. Saya hubungi pegawainya kemudian langsung datang untuk diproses. Tidak hampir satu Minggu dana cair," ungkapnya.

Saat itu dana yang ia pinjam sebesar Rp 40 juta. Digunakan untuk membeli peralatan usaha rotinya dan juga bahan baku roti. Soal pembayaran cicilan pinjaman, Ros mengaku tidak ada masalah karena uang cicilan pinjaman dipotong langsung dari gaji pensiun almarhum suaminya.

Dia berharap, Bank Mandiri Taspen dapat terus menggalakkan program wirausaha bagi para pensiunan karena manfaatnya sangat banyak dirasakan para pesiunan maupun keluarganya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

34 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.