Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Biden dan McCarthy Capai Kesepakatan Plafon Utang, Kongres Putuskan Rabu

📅 Minggu, 28 Mei 2023, 10:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
Biden dan McCarthy Capai Kesepakatan Plafon Utang, Kongres Putuskan Rabu Doc: ST/AFP
Ket. Presiden AS Joe Biden dan Ketua DPR AS dari Partai Republik Kevin McCarthy di Ruang Oval, Gedung Putih pada 22 Mei 2023.

WASHINGTON - Pemimpin tertinggi Partai Republik Kevin McCarthy dan Presiden AS Joe Biden mengumumkan kesepakatan menaikkan plafon utang pada Sabtu (27/5) waktu setempat.

Kongres akan memberikan suara pada kesepakatan memperpanjang otoritas pinjaman pemerintah Rabu mendatang, beberapa hari sebelum 5 Juni, ketika Departemen Keuangan memperkirakan pemerintah tidak akan lagi dapat membayar tagihannya, menjerumuskan ekonomi terbesar dunia itu ke dalam kekacauan.

"Setelah berminggu-minggu negosiasi, pada prinsipnya kami mencapai kesepakatan," kata McCarthy, Ketua DPR AS yang dikuasai Partai Republik.

McCarthy yang berbicara dengan Biden pada Sabtu untuk mencoba mencapai kesepakatan, mengatakan, dia akan berkonsultasi lagi dengan presiden pada hari Minggu dan mengawasi penyusunan akhir RUU tersebut. DPR "kemudian akan memberikan suara pada hari Rabu".

"Saya baru saja menelepon presiden beberapa saat lalu," cuitnya pada Sabtu malam."Setelah dia membuang-buang waktu dan menolak untuk bernegosiasi selama berbulan-bulan, kami telah mencapai kesepakatan prinsip yang layak untuk rakyat Amerika."

Biden mengatakan dalam pernyataannya sendiri bahwa kesepakatan itu adalah "kabar baik bagi rakyat Amerika, karena itu mencegah apa yang bisa menjadi bencana default (gagal bayar) dan akan menyebabkan resesi ekonomi, rekening pensiun hancur, dan jutaan pekerjaan hilang".

Terlepas dari terobosan tersebut, McCarthy memperingatkan "masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan" untuk mendapatkan dukungan dari Kongres.

Kompromi

Menaikkan plafon utang - sebuah manuver hukum yang terjadi hampir setiap tahun tanpa drama - memungkinkan pemerintah untuk tetap meminjam uang dan tetap mampu membayar.

Tahun ini, Partai Republik menuntut pemotongan pengeluaran yang besar - sebagian besar dalam pengeluaran sosial untuk orang miskin - sebagai imbalan untuk menaikkan plafon utang, dengan mengatakan sudah waktunya minum obat pahit untuk mengatasi utang negara sebesar 31 triliun dolar AS.

Biden berargumen dia tidak akan bernegosiasi tentang masalah pengeluaran sebagai syarat untuk menaikkan plafon utang, menuduh Partai Republik menyandera perekonomian.

Ketegangan kedua belah pihak sekarang agak turun.

Menurut laporan media AS, garis besar kesepakatan itu termasuk membebaskan pagu utang selama dua tahun, yang berarti tidak perlu ada negosiasi pada 2024, ketika negara sedang dalam putaran penuh pemilihan presiden.

Pemotongan pengeluaran besar yang diinginkan oleh Partai Republik tidak ada, menurut laporan, tetapi secara efektif pembekuan anggaran akan berlaku.Juga akan ada aturan yang lebih ketat untuk mengakses tunjangan pengangguran dan bantuan federal lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

59 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Olahraga
Persiapan Atlet Balap Seped...
Olahraga
Thailand Takluk, Filipina R...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.